ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri Johnny Ajak Elemen Bangsa Jaga Soliditas Nasional

Minggu, 10 April 2022 | 19:54 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (Handout)

Menurut Menteri Johnny, setelah aspirasi disampaikan secara terbuka dan secara detail perlu dijaga agar tidak sampai menimbulkan kebingungan. Hal itu akna terjadi jika ada yang membangun logika bahkan imajinasi yang membuka ruang penafsiran begitu luas mengenai arahan Presiden Joko Widodo.

"Saya kira (rencana aksi demonstrasi) ini sangat lurus, Presiden sudah menyampaikan tidak lagi membicarakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan. Kita semua sudah tahu jadwal Pileg dan Pilpres sudah jelas 14 Februari 2024," tegasnya.

Menkominfo menyatakan penyelenggara Pemilu baik Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu akan dilantik Presiden dalam waktu dekat. Demikian pula Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu serta seluruh ekosistem sedang bekerja mempersiapkan Pemilu 2024.

"Agar Pemilu berkualitas, meningkat demokrasi kita, dan sirkulasi kekuasaan yang bisa dilakukan dengan baik. Sebentar lagi akan diputuskan dan dilantik anggota KPU yang baru, karena anggota KPU yang lama telah berakhir masa kerjanya. Dan anggota KPU yang baru sudah disetujui dan disahkan DPR, menunggu pelantikan yang akan dilakukan oleh Presiden dalam waktu yang sebentar lagi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Menkominfo: Pemerintah Jaga dan Hormati Kebebasan Berpendapat

Menteri Johnny mengharapkan agar proses Pemilu Presiden dalam agenda nasional berjalan dengan baik. Sehingga tidak perlu lagi ada imajinasi berlebihan yang makin membuat masyarakat bingung.

"Ini sudah sangat jelas, sudah jelas Presiden bilang supaya konstitusional, tidak perlu lagi untuk membicarakan perpanjangan masa jabatan presiden. Tidak perlu lagi membicarakan penundaan pemilu, dan fokus pada agenda-agenda nasional dan masalah-masalah nasional," ungkapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon