Ditangkap KPK, Ade Yasin dan Pihak BPK Jalani Pemeriksaan Intensif
Rabu, 27 April 2022 | 10:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - KPK telah menangkap Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin serta sejumlah pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (27/4/2022) malam.
Para pihak yang telah ditangkap tersebut saat ini tengah diperiksa lebih lanjut oleh KPK.
Baca Juga: Ditangkap KPK, Bupati Bogor Ade Yasin Diduga Terlibat Transaksi Suap
"KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap tersebut. Dalam waktu 1×24 jam KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (27/4/2022).
Diketahui, OTT dilaksanakan sejak Selasa malam kemarin sampai pagi hari ini. Ditegaskan Ali, OTT dilakukan karena diduga ada tindak pidana korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap.
"Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut," ungkap Ali.
Mencuatnya fakta korupsi kepala daerah memang bukanlah hal baru. Berdasarkan data di situs kpk.go.id, sejak tahun 2004 hingga 3 Januari 2022 tak kurang dari 22 gubernur dan 148 bupati/wali kota telah ditindak oleh KPK. Jumlah itu tentu bisa lebih besar jika digabungkan dengan data dari Kejaksaan dan Kepolisian.
Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, sepanjang tahun 2010 – Juni 2018 tak kurang dari 253 kepala daerah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh aparat penegak hukum. Praktik rasuah yang mengemuka sekali lagi ibarat fenomena gunung es.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




