ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sebelum Ditangkap, Ade Yasin Larang ASN Terima Parsel

Rabu, 27 April 2022 | 14:36 WIB
MR
JS
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: JAS
Bupati Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bogor, Ade Yasin dan sejumlah pihak lainnya karena diduga terlibat dalam kasus dugaan suap. Hal itu ironis mengingat Ade Yasin sebelumnya telah melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor untuk menerima parsel atau bingkisan Lebaran 2022.

Ditegaskan Ade saat itu, larangan menerima parsel sudah diatur pemerintah pusat yang tertuang dalam surat edaran. Sehingga, pihaknya harus menjalankan aturan tersebut.

"Soal itu sudah ada larangannya dari pemerintah pusat, sehingga kita harus menjalankannya," katanya, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Kemendagri Hormati Proses Hukum KPK terhadap Bupati Bogor Ade Yasin

ADVERTISEMENT

Ade menjelaskan, ASN dilarang menerima hadiah atau pemberian apa saja, termasuk parsel Lebaran dari siapa pun yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaannya.

"Jelas itu ada larangannya juga bagi ASN menerima parsel atau bingkisan. Jadi, kita ikuti aturan yang telah dibuat pemerintah pusat," terang Ade Yasin.

Adapun saat ini, Ade Yasin beserta sejumlah pihak lainnya telah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Terungkap bahwa saat penangkapan, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya berupa uang.

Baca Juga: Penangkapan Ade Yasin, KPK Turut Amankan Pihak BPK Jabar

"Telah mengamankan beberapa pihak dari Pemda Kab Bogor, pemeriksa BPK dan rekanan serta sejumlah uang serta barang bukti lainnya," ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron kepada wartawan, Rabu (27/4/2022).

Ditegaskan Ghufron, saat ini para pihak yang ditangkap sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Dia memastikan perkembangan penangkapan tersebut akan segera kembali diinfokan ke publik.

"Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan setelah selesai nanti akan kami sampaikan detail kasusnya," tutur Ghufron.

Baca Juga: Ditangkap KPK, Ade Yasin Ikuti Jejak Rachmat Yasin

Sebelumnya diberitakan, KPK mengadakan OTT. Dari OTT tersebut, salah satu pihak yang KPK amankan yakni Bupati Bogor, Ade Yasin.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. "Benar, tadi malam sampai Rabu pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," ujar Ali kepada wartawan, Rabu (27/4/2022).

Dia mengatakan salah satu yang ditangkap yani Bupati Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya. Ditegaskan Ali, OTT dilakukan karena diduga ada tindak pidana korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon