Demi WTP, Ade Yasin Diduga Tutupi Audit Proyek Bermasalah
Kamis, 28 April 2022 | 12:21 WIB
Diungkapkan Firli sebelumnya, Ade Yasin ingin agar Pemkab Bogor kembali memperoleh predikat WTP untuk tahun anggaran 2021. Hanya saja, Ade memperoleh informasi soal jeleknya laporan keuangan Pemkab Bogor untuk tahun anggaran 2021, sehingga berpotensi akan mendapatkan predikat opini disclaimer jika diaudit oleh pihak BPK perwakilan Jabar.
"Selanjutnya, AY (Ade Yasin) merespons dengan mengatakan ‘diusahakan agar WTP,’" ungkap Firli.
Baca Juga: Ade Yasin Ditangkap, Iwan Setiawan Pimpin Pemkab Bogor
Diketahui, Ade Yasin dan tujuh orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap. Ade Yasin diduga menyuap empat pegawai BPK perwakilan Jabar supaya Pemkab Bogor mendapatkan predikat WTP untuk tahun anggaran 2021.
Selain Ade Yasin, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Maulana Adam; Kasubdit Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Rizki Taufik sebagai tersangka pemberi suap.
Sementara tersangka penerima suap yakni empat pegawai BPK perwakilan Jabar yaitu Kasub Auditorat Jabar III, Anthon Merdiansyah; Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor, Arko Mulawan; dan dua orang pemeriksa dari BPK perwakilan Jabar atas nama Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




