Kenaikan Isa Almasih, Menag: Pererat Kerukunan Umat
Kamis, 26 Mei 2022 | 09:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Umat Kristiani hari ini merayakan Hari Raya Kenaikan Isa Almasih. Perayaan ini dilakukan 40 hari setelah kebangkitan Isa Almasih, tepatnya pada momen Paskah.
"Selamat bagi umat Kristiani yang tengah merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih 2022. Mari terus pererat kerukunan umat," pesan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (26/5/2022).
Kenaikan Isa Almasih merupakan rangkaian dari Paskah, salah satu perayaan besar bagi umat Kristiani dalam peringatan kebangkitan Isa Almasih.
Baca Juga: Soal Dana Haji, Ada Upaya Diskreditkan Yaqut Cholil Qoumas
Paskah membawa pesan anugerah, kasih sayang, serta kekuasaan Tuhan untuk menjauhkan umat manusia dari bayang-bayang dosa dan maut. Paskah diyakini umat Kristiani sebagai wujud pengampunan umat manusia dari Tuhan.
Selaku pemerintah, Menag Yaqut berharap agar momentum perayaan ini dapat menjadi forum untuk mempererat kerukunan antarumat beragama.
"Saya berharap umat Kristiani dapat terus berperan dan berkontribusi dalam upaya ikut menjaga kerukunan antarumat beragama serta membangun kesatuan dan keutuhan nasional," tuturnya.
Baca Juga: Menag Ingatkan Jemaah Waspadai Suhu Tinggi Saat Ibadah Haji
Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama. Kemajemukan ini dapat menjadi kekuatan yang besar dan nyata untuk membangun bangsa apabila dirawat bersama dalam bingkai kerukunan dan persaudaraan.
Namun sebaliknya, apabila tidak dijaga dengan baik maka dapat berpotensi menjadi benih perpecahan.
"Oleh karena itu sangat diperlukan moderasi beragama dalam kehidupan sosial masyarakat agar keutuhan bangsa dapat tetap terjaga. Mari kita semua ikut ambil bagian dalam mewujudkan damai sejahtera bagi bangsa dan negara. Salam sejahtera," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




