Kedekatan Puan Maharani dengan Buya Syafii Maarif seperti Keluarga Sendiri
Jumat, 27 Mei 2022 | 22:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Menurut Puan, Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu. Puan juga mengaku hubungannya dengan Buya Syafii Maarif sangat dekat dan sudah seperti keluarga sendiri.
"Beliau sosok yang sangat mengayomi, bijaksana. Kedekatan kami bisa dikatakan seperti seorang cucu dengan kakeknya, karena saat bertemu saya bisa bicara santai dan akrab. Banyak hal dan ilmu yang saya dapatkan jika sedang berdiskusi dan berbincang dengan beliau," ujar Puan dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).
Baca Juga: Syafii Maarif Meninggal, Salim Segaf: Indonesia Kehilangan Ulama dan Negarawan
Kedekatan antara Puan dan Buya Syafii juga diungkapkan oleh politisi PDIP Hendrawan Supratikno. Menurut Hendrawan, ada momen yang menggambarkan kedekatan mereka. Hendrawan menyaksikan secara langsung ketika menjadi ketua panitia penyelenggara sebuah seminar yang mengundang Buya Syafii Maarif sebagai pembicara kunci.
"Pada saat itu Mbak Puan secara khusus meluangkan waktu secara khusus untuk bertemu dengan Buya Syafii dan datang dalam acara tersebut di tengah-tengah kesibukan beliau sebagai ketua fraksi DPR," tutur Hendrawan.
Baca Juga: Megawati Menangis Dengar Kabar Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia
Saat itu, Hendrawan merasa sangat terkejut dengan kedatangan Puan yang rela menyisihkan waktu di tengah kesibukannya untuk bertemu dengan Buya Syafii Maarif. Ia menyangka tidak menyangka Puan akan hadir.
"Waktu itu saya ingat betul ya. Bagi saya juga surprise. Karena sebagai ketua panitia, saya bersama Pak Ario Bimo. Ya karena kan saya pikir yang datang tidak sampai Mbak Puan sendiri begitu loh. Karena di situ ada Buya," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




