ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bima Arya: Guru Bangsa Toleran Seperti Buya Syafii Maarif Sulit Ditemukan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:25 WIB
VS
FB
Penulis: Vento Saudale | Editor: FMB
Ahmad Syafii Maarif.
Ahmad Syafii Maarif. (Dok. Muhammadiyah)

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya berbela sungkawa wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif. Ia menyebut, Indonesia kehilangan lagi guru terbaik setelah almarhum Gus Dur yang tidak mengumbar kebencian.

Bima menyebut, Buya Ahmad Syafii Maarif menjadi salah satu guru bangsa dan Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaik yang mengajarkan arti keberagaman seperti almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Seperti Gus Dur, guru bangsa yang berdiri di atas semua kepentingan. Mengajarkan kepada kita selalu on the track sebagai bangsa yang beragam, kita doakan yang terbaik," kata Bima, Jumat (27/5/2022).

Baca Juga: Rachmat Gobel: Buya Syafii Maarif Pejuang Pluralisme

ADVERTISEMENT

Bima menilai, dengan meninggalnya dua tokoh tersebut, Indonesia krisis guru bangsa yang selalu memperjuangkan keberagaman yang tidak mengumbar kebencian.

Kata Bima, menjadi politisi mudah, menjadi pemimpin mudah, menjadi tokoh nasional juga mudah, tetapi menjadi guru bangsa tidak mudah dan sedikit saja orang yang menjadi guru bangsa seperti Gus Dur atau Buya Syafii Marif.

"Kita krisis guru bangsa, dan kita kehilangan salah satu guru bangsa. Guru bangsa Buya Syafii Maarif kini meninggalkan kita, kita doakan yang terbaik," tambah Bima.

Baca Juga: Gus Halim: Selamat Jalan Buya Syafii Maarif, Guru Bangsa Kita



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon