Korupsi Dana Vaksin Covid, Menkes Kirgistan Ditangkap
Jumat, 3 Juni 2022 | 22:03 WIB
Bishkek, Beritasatu.com- Menteri Kesehatan Kirgistan, Alymkadyr Beishenaliyev ditangkap setelah penyelidikan korupsi dana terkait dengan pembelian vaksin Covid-19. Seperti dilaporkan AFP, Jumat (3/6/2022), Beishenaliyev pernah merekomendasikan akar beracun sebagai pengobatan untuk virus corona.
Menurut jaksa, Alymkadyr Beishenaliyev dijuluki "aconite" karena mempromosikan larutan cair buatan sendiri berdasarkan akar beracun, juga dikenal sebagai wolfsbane, untuk menyembuhkan virus corona dan penyakit lainnya.
Pada Jumat, jaksa mengatakan Beishenaliyev terlibat dalam pembelian lebih dari dua juta dosis vaksin virus corona di atas persyaratan nasional, yang hasilnya "ditransfer ke rekening luar negeri". Uang yang dikorupsi berjumlah 1,5 miliar soms (US$19 juta atau Rp 277 miliar).
Baca Juga: Demi Rakyat, Presiden Kirgistan Mengundurkan Diri
"Meskipun Kirgistan menerima vaksin virus corona gratis dari Tiongkok, Rusia, Azerbaijan, Kazakhstan, dan organisasi internasional, pada tahun 2021, ada 2.460.000 dosis vaksin virus corona lainnya diterima secara tidak adil dari perusahaan asing," tambah pernyataan itu.
Beishenaliyev berada di bawah tekanan. Para wakilnya pada Mei menyerukan pemecatannya dan menuduhnya menindas pegawai kementerian, termasuk menggunakan ejekan seksual.
Beishenaliyev dipandang sebagai sekutu Presiden Sadyr Japarov – yang dia anggap sebagai penulis utama solusi aconite yang digunakan di rumah sakit pemerintah. Dia mengatakan Japarov secara pribadi telah memberikan resep kepada dokter yang diturunkan kepadanya oleh ayahnya.
Baca Juga: Demi Rakyat, Presiden Kirgistan Mengundurkan Diri
Penangkapan tersebut telah memicu spekulasi pertikaian di dalam pemerintahan. Beishenaliyev tampil di depan umum bersama presiden pada Kamis pagi hanya beberapa jam sebelum penangkapannya.
Rekaman video yang dirilis oleh jaksa malam itu menunjukkan satu detasemen pria berseragam militer memasuki kementerian kesehatan dan Beishenaliyev diborgol di kantornya.
Kepada kantor berita AFP pada Jumat, seorang juru bicara kejaksaan mengatakan bahwa Beishenaliyev berada di penjara Komite Keamanan Nasional Negara dan sedang menunggu persidangan.
Baca Juga: Profil Negara: Kirgistan
Beishenaliyev telah menolak tuduhan itu dan menuduh dinas keamanan negara menekannya.
Tiga presiden Kirgistan telah digulingkan oleh krisis politik dalam 30 tahun kemerdekaan negara bekas Soviet itu. Japarov dibebaskan dari penjara sebelum naik ke tampuk kekuasaan selama kekacauan pasca-pemungutan suara pada tahun 2020.
Pria berusia 53 tahun itu sempat menjalani hukuman karena penyanderaan. Japarov berdalih tuduhan itu tidak berdasar dan upaya untuk menggagalkan kegiatan oposisinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




