Gelombang Baru Covid-19 di Prancis Akan Memuncak pada Akhir Juli
Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:39 WIB
Paris, Beritasatu.com- Gelombang baru infeksi Covid-19 di Prancis akan memuncak menjelang akhir Juli. Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (30/6/2022), prediksi itu disampaikan penasihat ilmiah utama pemerintah Prancis Jean-Francois Delfraissy.
"Puncaknya belum tiba, puncak infeksi ini mungkin terjadi pada akhir Juli," kata Delfraissy kepada radio RTL.
Gelombang baru infeksi Covid-19 akan dipicu oleh subbvarian Covid yang baru-baru ini muncul.
"Kemudian varian BA.5 akan muncul kembali, jika tidak terkejar varian lain di musim gugur," tambahnya.
Pada Kamis, Prancis melaporkan 124.724 infeksi virus corona baru selama 24 jam terakhir, naik signifikan jika dibandingkan 77.967 seminggu yang lalu.
Pemerintah Prancis juga merekomendasikan minggu ini bahwa orang harus mulai memakai masker wajah lagi di tempat-tempat ramai, terutama di transportasi umum, untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 terbaru.
Pada Jumat (1/7), Prancis melaporkan lebih dari 125.000 infeksi virus corona baru pada Jumat, mendorong rata-rata pergerakan tujuh hari infeksi baru menjadi 99.316, level tertinggi sejak 19 April.
Setelah turun dari level tertinggi lebih dari 140.000 per hari pada awal April, rata-rata infeksi baru harian turun di bawah 18.000 per hari pada akhir Mei.
Tetapi dengan pencabutan aturan wajib masker di sebagian besar tempat kecuali di rumah sakit dan peningkatan tajam dalam perjalanan internasional, tren infeksi berbalik lagi pada bulan Juni. Pihak berwenang menyatakan Prancis sekarang berada dalam gelombang ketujuh epidemi.
Jumlah pasien Covid dalam perawatan intensif naik 29 orang menjadi 960 pasien pada hari Jumat. Namun jumlah itu tetap jauh di bawah level lebih dari 3.000 yang terlihat pada awal tahun. Jumlah rata-rata kematian Covid baru telah stabil di sekitar 40 per hari selama sekitar tiga minggu.
Perdana Menteri Prancis Elisabeth Borne minggu ini mendorong jarak sosial dan meminta warga untuk mulai memakai masker lagi di ruang terbatas, terutama di transportasi umum, tetapi tidak berbicara tentang membuat wajib memakai masker lagi. Masker wajib di transportasi umum hingga pertengahan Mei.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




