Indonesia Butuh Pemimpin Perempuan
Selasa, 12 Juli 2022 | 22:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Indonesia saat ini merindukan kepemimpinan perempuan yang bisa membawa angin perubahan, sekaligus menyejukkan dan membawa kedamaian.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Eksekutif Gerbang Informasi (GI) Miqdad Husein dalam keterangannya, Selasa (12/7/2022).
Sosok yang kini aktif mengajar berbagai pelatihan itu berpendapat, sejak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjabat Presiden pada 2001-2004, kursi presiden selalu dikuasai oleh kaum maskulin.
"Sekalipun terdapat kemajuan di berbagai bidang pembangunan, acapkali menimbulkan turbulensi, konflik politik dan distabilitas politik," ujarnya.
Baca Juga: Menteri Johnny Siapkan Tim Pantau Konten Negatif Pemilu 2024
Nah, tantangan jelang dan pada Pemilu 2024, makin kompleks dan berat. Sementara dari sisi potensi konflik sebagai dampak dari rivalitas di Pemilu 2019, juga tak kalah besarnya. Dampaknya bakal terjadi kerawanan dalam pemerintahan dan kemasyarakatan mendatang.
Keterbelahan di tengah masyarakat dampak dari Pilkada Jakarta dan Pilpres 2019 disebutnya juga masih terasa. Sehingga dapat pula mempengaruhi peningkatan ketegangan event Pilpres 2024.
Untuk menghadapi tantangan Indonesia mendatang yang makin kompleks dan berat diperlukan kepemimpinan perempuan. "Yang dapat membawa kemajuan namun bersamaan membawa kesejukan dan kedamaian," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




