Haris Azhar Bakal Perkarakan Oknum Pengusaha "Emas Hitam"
Jumat, 22 Juli 2022 | 21:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengacara dan pegiat hak asasi manusia (HAM), Haris Azhar akan memperkarakan oknum pengusaha yang terlibat dugaan penggelapan batu bara oleh sebuah perusahaan.
Seperti diketahui, pengusaha batu bara sedang berpesta lantaran harga batu bara atau akrab juga dengan sebutan "emas hitam" mencatatkan rekor harga tertinggi sejak pencatatan harga batu bara acuan (HBA) pertama kali.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri menetapkan HBA bulan Juni 2022 sebesar US$ 323,91 per ton. Angka tersebut naik 17% atau bertambah US$ 48,27 per ton dibanding harga bulan sebelumnya.
Namun, minimnya pengawasan yang ketat dari aparat, pertambangan ilegal diyakini semakin menjamur. Bahkan, muncul sengketa bisnis batu bara yang semakin marak terjadi, dan korbannya selalu kalangan investor.
Hal tersebut diamini oleh Haris Azhar. Dirinya mengakui banyak pihak datang padanya untuk permasalahan yang hampir sama. Salah satu yang ditanganinya adalah kasus dugaan penggelapan batu bara oleh perusahaan diduga berinisial PT BL.
"Mereka menjual batu bara yang sesuai perjanjian seharusnya menjadi milik perusahaan klien saya," kata Haris Azhar, dalam keterangan persnya, dikutip Beritasatu.com, Jumat (22/7/2022).
Haris Azhar menjelaskan, modus seperti ini menjadi sangat lazim mengingat harga batu bara sedang melonjak tajam.
"Pada akhirnya yang dirugikan adalah investor. Lain kali enggak akan ada lagi yang mau berinvestasi di bisnis batu bara," tegasnya.
"Oleh karenanya, kami akan proses secara hukum saja, mengingat sepertinya jalan mediasi senantiasa buntu, mereka bahkan tidak menghargai somasi yang kami kirimkan," kata Haris Azhar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




