ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Politikus Demokrat Andi Arief Serahkan Uang dari Abdul Gafur ke KPK

Senin, 25 Juli 2022 | 19:17 WIB
MR
FS
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: FFS
Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief saat dihadirkan secara daring untuk menjadi saksi pada sidang kasus dugaan suap Bupati nonaktif PPU, Abdul Gafur Mas’ud di Pengadilan Tipikor Samarinda, Rabu, 20 Juli 2022.
Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief saat dihadirkan secara daring untuk menjadi saksi pada sidang kasus dugaan suap Bupati nonaktif PPU, Abdul Gafur Mas’ud di Pengadilan Tipikor Samarinda, Rabu, 20 Juli 2022. (Beritasatu.com/ Muhammad Aulia/Muhammad Aulia)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief sebelummya mengaku menerima uang Rp 50 juta dari Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud. Andi Arief telah mengembalikan uang tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Andi Arief dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara terdakwa Abdul Gafur Mas'ud dan kawan-kawan, telah menyerahkan uang yang diterimanya sebesar Rp 50 juta melalui transfer bank ke rekening penerimaan bendahara KPK," ungkap Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (25/7/2022).

Andi Arief sebelumnya mengeklaim uang yang diterimanya dari Abdul Gafur terkait dengan masalah penyebaran Covid-19 di internal Partai Demokrat. Meski demikian, KPK tidak percaya begitu saja dengan keterangan Andi Arief. KPK memastikan akan mendalami dan menganalisis penerimaan uang tersebut.

"Tim jaksa KPK tentu masih akan mengonfirmasi kepada saksi-saksi lain serta menganalisis mengenai penerimaan uang oleh saksi tersebut. Berikutnya tim JPU akan menuangkannya dalam analisa hukum surat tuntutan," tutur Ali.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: KPK Dalami Pengakuan Andi Arief Terima Uang dari Bupati PPU

Sebelumnya, Andi Arief yang bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa Abdul Gafur mengakui menerima uang Rp 50 juta dari Abdul Gafur. Hanya saja, dia berdalih uang tersebut diterimanya berkaitan dengan masalah Covid-19 yang tengah menginfeksi para kader Partai Demokrat

Andi Arief menjelaskan, Abdul Gafur memberikan uang kepadanya pada Maret 2021. Hanya saja, dia menegaskan penerimaan uang tersebut bukan atas permintaannya dan perlu dilihat dari konteks waktunya.

"Itu Covid melanda kader-kader Partai Demokrat banyak sekali waktu itu. Jadi Pak Gafur ini memberi kejutan ya dengan membantu," imbuhnya.

Andi Arief menegaskan, uang yang diberikan Abdul Gafur tidak ada kaitannya dengan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kalimantan Timur. Dia turut menjelaskan soal kronologis pemberian uang dari Abdul Gafur tersebut.

"Jadi yang memberikan itu supirnya Pak, katanya. Walaupun saya enggak tahu itu supirnya, karena enggak pernah jumpa saya. Datanglah pagi-pagi kresek hitam (berisi) Rp 50 juta. Saya tanya pada Pak Gafur, ini uang apa Pak Gafur," ungkap Andi Arief.

"'Ya pakailah untuk teman-teman yang kena Covid'," kata Andi Arief menirukan jawaban Abdul Gafur. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bhayangkara FC Hadir di Lampung, Masyarakat Sambut dengan Bangga

Bhayangkara FC Hadir di Lampung, Masyarakat Sambut dengan Bangga

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon