Kasus Brigadir J, Polisi Periksa Labfor dan Inafis Polri
Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, terkait kasus Brigadir J, polisi memeriksa beberapa ahli, mulai dari Labfor (Laboratorium Forensik) hingga Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Polri, hari ini, Selasa (2/8/2022).
Pemeriksaan itu terkait kasus baku tembak Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan Bharada E."Sementara saksi-saksi ahli dari Labfor, Inafis dan dokfor yang memberikan keterangan hari ini," kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan.
Dikatakan Dedi, para saksi ahli tersebut diperiksa penyidik untuk menggali terkait barang bukti yang ditemukan di lokasi tewasnya Brigadir J. "Ya terkait keterangan ahli berhubungan dengan barang bukti yang ditemukan di TKP," ucapnya.
Akan tetapi, Dedi belum memerinci kapan hasil pemeriksaan tersebut akan diungkapkan.
Seperti diberitakan, peristiwa polisi tembak polisi tersebut, menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, terjadi karena Brigadir J memasuki kamar pribadi istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Brigadir J diduga melakukan pelecehan serta menodongkan pistol kepada Putri Candrawathi, istri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Baca Juga: Ini Penjelasan Mengapa Otak Brigadir J Ada di Dada
Putri Candrawathi kemudian berteriak meminta pertolongan. Akibatnya, Brigadir J panik dan keluar kamar. Bharada E yang berada di lantai rumah dinas di kompleks Polri di Duren Tiga Utara 1, Nomor 46, Jakarta Selatan, langsung menghampiri asal teriakan.
Dari batas tangga kurang lebih 10 meter, Bharada E bertanya kepada Brigadir J. Akan tetapi, Brigadir J meresponsnya dengan melepaskan tembakan. Baku tembak pun tak terhindarkan dan berakhir dengan tewasnya Brigadir J.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




