OSO Targetkan Hanura Lolos Parlemen pada Pemilu 2024
Senin, 8 Agustus 2022 | 15:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan partainya menargetkan lolos parlemen pada Pemilu 2024. OSO meminta para kader dan jajaran pengurus pada semua tingkatan untuk bekerja keras agar bisa memenuhi angka parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen 4 persen.
"Target kita sederhana, masuk dulu parlemen dengan kader-kader yang ada," kata OSO usai menyerahkan dokumen pendaftaran di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (8/8/2022).
OSO mengatakan partainya akan fokus menggarap pemilih milenial pada Pemilu 2024. OSO menuturkan terdapat 60 persen suara kaum milenial pada pemilu.
Baca Juga: AHY Minta Seluruh Kader Demokrat Bergerak Cepat Memenangi Pemilu 2024
"Kita ingin maju dan adik-adik kita milenial-milenial itu harus memilih pemimpinnya di masa mendatang. Karena 60 persen pemilih 2024 itu milenial. Jadi, anak-anak muda itu sangat penting," kata OSO.
Pendaftaran kali ini, menurut OSO, merupakan kewajiban konstitusional Hanura untuk menjadi peserta Pemilu 2024. Secara Internal, menurutnya, Hanura telah berbulan-bulan bersiap untuk mencapai 100 persen semua persyaratan yang bersifat administratif.
"Partai Hanura 100 persen telah siap untuk dilakukan verifikasi faktual oleh KPU. Semoga pilihan Partai Hanura mendaftarkan diri di tanggal 8 bulan 8 tahun 2022 hari ini, menjadi hari baik bagi Partai Hanura dan juga Rakyat Indonesia," ungkap OSO.
Menurut OSO, Partai Hanura adalah partai yang sejak kelahirannya dipersiapkan untuk kepentingan Indonesia, bukan orang per orang. Karena itu, kata dia, totalitas pengabdian dan perjuangan Partai Hanura sepenuhnya diberikan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Tampilkan Budaya Nusantara, OSO Pimpin Pendaftaran Hanura
"Kami memahami, bahwa secara politik, setiap partai didirikan untuk merebut kekuasaan, tetapi secara ideologis Partai Hanura paham dan sadar, bahwa kekuasaan bukalah tujuan akhir dari partai politik. Kekuasaan sejatinya adalah alat perjuangan politik untuk mewujudkan cita-cita tertinggi rakyat, yaitu kedamaian, keadilan dan kesejahteraan," katanya.
Lebih lanjut, OSO berharap Pemilu 2024, menjadi pemilu bersejarah. Pemilu yang menggembirakan, bukan menegangkan. Pemilu yang menjadi ajang adu gagasan, bukan saling menjatuhkan.
"Pemilu yang saling menguatkan persatuan nasional, bukan pemilu yang memecah belah dengan menyebar kebencian. Pemilu yang menjahit semangat keindonesiaan, bukan pemilu yang merobek keberagaman," ucap OSO.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




