ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

16 Agustus, Jokowi Akan Sampaikan Nota Keuangan dan RAPBN 2023 di DPR

Senin, 8 Agustus 2022 | 17:15 WIB
LT
FS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FFS
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi. (Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membacakan nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2023 di hadapan DPR pada 16 Agustus 2022 mendatang.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani seusai mengikuti sidang kabinet paripurna yang dipimpin Jokowi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/8/2022).

"Hari ini Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden mengundang sidang kabinet paripurna untuk menetapkan RAPBN tahun 2023, yang nanti akan diserahkan oleh Bapak Presiden di DPR pada tanggal 16 Agustus," kata Sri Mulyani.

Dalam sidang kabinet paripurna hari ini, Jokowi memberikan arahan untuk finalisasi draf nota keuangan dan RAPBN 2023 yang akan disampaikan sehari sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI.

ADVERTISEMENT

"Jadi ini adalah arahan terakhir dari Bapak Presiden sebelum kita memfinalkan. Jadi pada tanggal 16 Agustus, Bapak Presiden akan menyampaikan nota keuangan dan RAPBN 2023 ini di DPR RI," ujar Sri Mulyani.

Sri mengungkapkan, Presiden Jokowi meminta untuk membuat simulasi stress test dari sisi APBN. Simulasi yang diminta Jokowi ini diperlukan untuk menghadapi seandainya kondisi global dalam situasi yang tidak membaik. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi nasional tetap bisa terjaga dan APBN juga tetap bisa sustainable.

"Ini yang terus kita finalkan. Dan tadi kita membuat beberapa skenario mengenai kondisi tahun depan, apabila gejolak akan berlangsung lebih besar dari yang kita asumsikan," terang Sri Mulyani.

Baca Juga: 3 Provinsi Baru, Bentuk Komitmen Jokowi Ratakan Pembangunan

Sebelumnya, Sri Mulyani menegaskan anggaran kesehatan dalam APBN tahun anggaran 2023 tidak lagi dialokasikan secara khusus untuk pandemi Covid-19.

Kendati demikian, lanjut Sri, besaran anggaran kesehatan yang regular dalam APBN 2023 akan dinaikkan menjadi Rp 168,4 triliun dibandingkan anggaran kesehatan tahun ini yang mencapai Rp 133 triliun. Kenaikan anggaran tersebut dilakukan untuk memperkuat sistem kesehatan di Tanah Air.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

EKONOMI
Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

JAWA TENGAH
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

NASIONAL
Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

NASIONAL
JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon