Pendiri KONI DKI Dukung Sekda Jadi Ketum
Senin, 11 Maret 2013 | 19:07 WIB
Jakarta - Pendiri Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta Kusnan Ismukanto mendukung pencalonan diri Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Fadjar Panjaitan sebagai Ketua Umum KONI DKI.
Pemilihan KONI DKI tersebut sendiri akan digelar 6 April mendatang.
Kusnan mengatakan organisasi KONI DKI Jakarta dapat maju dan berkualitas dalam memajukan prestasi olahraga para atlet Jakarta, maka KONI DKI harus dipimpin oleh orang yang mengerti menjalankan organisasi yang baik.
Tidak hanya itu, calon ketua umum KONI DKI harus mempunyai dedikasi tinggi dalam memajukan olahraga DKI Jakarta baik dalam skala nasional maupun internasional.
Lebih lanjut menurut Kusnan, Ketum KONI DKI tidak boleh mencari keuntungan pribadi, melainkan sebaliknya mempunyai komitmen mencurahkan pikiran dan menyumbangkan tenaganya untuk peningkatan kualitas para atlet dan organisasi cabang olahraga. Sehingga bisa berprestasi lebih tinggi lagi.
"Itu yang harus dilihat dari seorang calon ketua umum. Jangan datang-datang mencalonkan diri tidak punya knowledge, hanya besar omong, tidak mengerti olahraga tapi mau urus KONI DKI. Kasihan organisasinya," kata Kusnan yang kini masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/3).
Terkait pencalonan Sekda Provinsi DKI Jakarta Fadjar Panjaitan, mantan Wakil Ketua Umum KONI DKI ini mengakui baru mengetahui belakangan ini. Namun, dia bersyukur pencalonan Fadjar Panjaitan sebagai calon Ketua Umum sudah resmi diterima panitia pencalonan. Padahal waktunya sudah sangat mendekati batas akhir waktu pendaftaran.
"Saya baru tahu belakangan Pak Fadjar mendaftarkan diri. Memang sih waktunya belum terlambat, tetapi persyaratan dukungan itu sudah hampir habis. Tapi untunglah dia bisa turut serta dalam pemilihan tersebut," ujarnya.
Dia menyatakan mendukung pencalonan diri Fadjar Panjaitan sebagai calon Ketua Umum KONI DKI. Pasalnya, tokoh pendiri KONI DKI pada tahun 1967 ini, melihat sosok Sekda Provinsi DKI adalah orang yang mumpuni dalam memimpin organisasi. Tidak hanya itu, Fadjar dilihat sebagai sosok yang sedikit berbicara namun banyak bekerja, jujur dan banyak relasinya.
"Sebagai orang yang tahu KONI DKI dari a sampai z, saya melihat Pak Fadjar mampu memimpin KONI DKI. Saya welcome terhadap dia. Orangnya clean, tidak banyak berkoar-koar tapi banyak bekerja, jujur dan banyak relasinya. Alangkah indahnya dia menjadi Ketua Umum KONI DKI. Saya sendiri berterima kasih kalau dia mau memimpin KONI DKI," bebernya.
Kusnan menilai Fadjar memiliki pengalaman memimpin organisasi olahraga. Terbukti Fadjar pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia selama dua periode dan berhasil memimpin acara SEA Games baru-baru ini di Jakarta.
Tak dipungkirinya, kedatangan orang baru di tubuh KONI DKI pasti akan mendapatkan reaksi pro dan kontra. Kusnan hanya meminta seluruh anggota KONI beserta pengurus sekarang untuk bersikap bijaksana dalam menyikapi hal ini. Dan jangan memancing air keruh dalam pemilihan Ketua Umum yang akan digelar 6 April mendatang.
"Ada orang wise yang datang, diterima dengan baik. Kita lihat rekam jejaknya baik. Apa iya calon yang sudah mendaftarkan dirinya lebih bagus dari dia. Saya bilang terimalah dengan wise, supaya KONI lebih maju lagi. Saya akan kecewa berat kalau nanti pemilihan ketua umum berantakan," ujar Kusnan.
Untuk mencegah hal itu, Kusnan akan mengumpulkan para tokoh senior KONI DKI untuk membicarakan perihal pemilihan Ketua Umum tersebut. Sehingga pemilihan dapat berjalan dengan baik dan tujuan Jakarta menjadi mercu suar olahraga Indonesia dapat tercapai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




