Pemprov DKI Jakarta Evaluasi KJS Minggu Depan
Rabu, 13 Maret 2013 | 16:14 WIB
Jakarta - Maraknya pasien Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang ditolak rumah sakit hingga menyebabkan pasien meninggal akhir-akhir ini sering terjadi di Jakarta. Menyikapi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta segera melakukan evaluasi terhadap kartu pelayanan kesehatan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan evaluasi terhadap KJS akan segera dilakukan, sekaligus diadakan uji publik. Beberapa pihak akan dilibatkan dalam evaluasi dan uji publik tersebut, di antaranya adalah masyarakat pengguna KJS dan lembaga swadaya masyarakat.
"Mungkin minggu depan akan kita adakan evaluasi dan uji publik semuanya," ujar Jokowi di Balai Kota, Rabu (13/3).
Kendati demikian, Jokowi mengaku seharusnya evaluasi dilakukan setelah enam bulan pelaksanaannya. KJS sendiri saat ini baru berjalan selama empat bulan sejak diluncurkan November 2012.
"Karena kita ingin evaluasi, tapi seharusnya evaluasi enam bulan. Hanya tidak apa-apa, kita evaluasi lagi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati mengatakan, evaluasi yang akan dilakukan nanti menyangkut kepesertaan rumah sakitnya seperti apa, komunikasi, serta tenaga medisnya.
"Nanti kita ini, kepesertaannya seperti apa, rumah sakitnya, kemudian komunikasi informasinya, jumlah dokternya, nanti kita evaluasi secara keseluruhan," ujar Dien.
Dien mengaku sejauh ini pelaksanaan KJS masih sesuai rencana dan cukup bagus. Kendati demikian, masih ada beberapa kekurangan dalam pelaksanaannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




