Soal Ceramah Cak Nun, Wamenag: Jangan Serang Kehormatan Presiden
Kamis, 19 Januari 2023 | 14:32 WIB
Jakarta, Beritasasatu.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengimbau penceramah agama untuk tidak menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri presiden dan/atau wakil presiden di depan umum.
"Apa pun alasannya tindakan tersebut tidak dibenarkan menurut ajaran agama dan ketentuan hukum," kata Zainut di Jakarta, Kamis (19/1/2022).
Hal ini merespons budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun yang menyebut Presiden Joko Widodo seperti Firaun.
Zainut menuturkan kebebasan menyampaikan pendapat apakah itu bentuknya kritik maupun saran hendaknya dilakukan dengan cara yang santun, bijak dan menghormati etika, tidak dengan cara yang sarkastik dan melanggar norma susila, hukum dan agama.
Untuk itu, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat ini juga mengimbau kepada para penceramah agama/pendakwah dan tokoh agama hendaknya menjadikan mimbar ceramah sebagai ruang edukasi publik yang mencerahkan dan inspiratif.
Dikatakan Zainut, setiap tokoh agama, ulama, dan penceramah agama mengemban tugas mulia sebagai pewaris para nabi untuk melaksanakan tugas amar ma'ruf nahi munkar, yakni mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran melalui jalan dakwah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




