Jenazah Balita Korban Penganiayaan Diambil Keluarga
Sabtu, 21 Januari 2023 | 09:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Balita perempuan berinisial AF (2) yang tewas dianiaya di Pekayon, Pasar Rebo diambil pihak keluarga dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (20/1/2023) malam.
Ayah tiri AF, Sujatmiko (32) mengatakan rencananya jenazah AF akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/1/2023). "Kemungkinan besok dimakamkan jam 09.00 WIB di TPU Srengseng," kata Sujatmiko saat mengurus proses administrasi pengambilan jenazah AF di RS Polri Kramat Jati, Jumat (20/11/2023).
Sujatmiko yang sudah bercerai dengan ibu kandung AF, Sri Wahyuni sejak sembilan bulan lalu menyesalkan kasus penelantaran korban sebagai jaminan utang hingga berujung penganiayaan.
Saat mengetahui korban tewas pada Selasa (17/1/2023) malam Sujatmiko bergegas mendatangi kontrakan kakek dan nenek tiri AF, di Jalan Rawa Indah I, RT 05/RW 01, Pekayon, Pasar Rebo.
Namun ketika tiba jenazah korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi, sehingga pihak keluarga lalu berkoordinasi dengan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.
"Saya tahu anak saya meninggal pas dapat telpon dari bini saya. Kalau enggak ditelpon bini saya mah saya enggak tahu. Waktu itu saya coba datangi ke lokasi. Tapi kata pak RT jenazah di RS Polri," ujarnya.
Setelah proses autopsi rampung dan penyidik sudah mengantongi hasil Visum et Repertum sebagai alat bukti penyelidikan kasus, pihak keluarga Sujatmiko dapat membawa jenazah AF untuk dimakamkan.
Suasana haru tampak ketika Sujatmiko dan keluarganya masuk ke ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati lalu melihat jenazah AF yang sudah dikafankan oleh petugas forensik.
Walaupun bukan ayah kandung Sujatmiko menyayangi AF, sehingga menyesalkan kejadian dan mendukung mantan istrinya serta kakek dan nenek tiri AF untuk diproses hukum lebih lanjut. "Saya sebelumnya menikah dan tinggal sama ibunya (AF) pas dia masih umur 16 tahun. Waktu itu posisi ibunya sedang hamil, pacarnya enggak mau bertanggung jawab. Kabur ke Padang," tutur Sujatmiko.
Jenazah AF dibawa keluar dari RS Polri Kramat Jati pada Jumat (20/1) sekira pukul 20.23 WIB menggunakan ambulans swadaya warga tempat Sujatmiko tinggal di Jakarta Pusat.
Sebelumnya, kasus penganiayaan AF terungkap setelah anak dari kakek, nenek tiri AF membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo pada Selasa (17/1/2023) sekira pukul 20.55 WIB.
Kala itu kakek tiri AF sempat berdalih korban meninggal akibat terjatuh, namun dokter Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo tak terkecoh karena mendapati lebam pada sekujur jasad AF.
Temuan lalu dilaporkan ke jajaran Polsek Pasar Rebo dan Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur yang segera mengarahkan tim melakukan penyidikan dan mengamankan pelaku.
Berdasar hasil penyidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) ketiga tersangka merupakan kakek, nenek tiri yakni Antonius Sirait dan Titin Hariyani, serta ibu kandung AF, Sri Wahyuni.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




