Viral Mahasiswi Ditabrak Rombongan Polda Metro, Kapolres Cianjur: Mobil Mewah Liar yang Tabrak
Kamis, 26 Januari 2023 | 09:23 WIB
Cianjur, Beritasatu.com - Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, mahasiswi tewas bukan ditabrak rombongan iring-iringan Polda Meto Jaya, melainkan mobil mewah liar yang menabrak.
Berdasarkan penyelidikan dan bukti CCTV, korban bernama Selvi Amalia Nuraeni dilindas mobil lain yang menerobos masuk dan ikut dalam iring-iringan
Peristiwa ini viral di media sosial dengan narasi bahwa mahasiswi tersebut tewas setelah ditabrak salah satu mobil rombongan iring iringan Polda Metro Jaya yang tengah menuju ke lokasi TKP pembunuhan berantai Wowon cs, di Kecamatan Ciranjang.
Peristiwa tersebut terjadi tepatnya pada Jumat 20 Januari 2023. Video detik-detik kondisi mahasiswi tergeletak di jalan ramai beredar di media sosial.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menjelaslkan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu mengendarai sepeda motor dari Jalan Raya Bandung mengarah ke Cianjur Kota.
Sementara itu, dari arah berlawanan, tengah melaju rombongan iring-iringan mobil dari Polda Metro Jaya. Saat itu, sebuah angkot yang berada di depan korban memutuskan minggir ke kiri dan berhenti.
"Korban sempat menabrak bagian belakang angkot, tidak kencang tetapi membuat korban terjatuh. Posisi sepeda motor jatuh ke kiri sedangkan tubuh korban terjatuh ke arah kanan," ujar Doni Hermawan, Rabu (25/1/2023).
Korban akhirnya terlindas sebuah mobil mewah yang melintas setelah rombongan iring-iringan dari Polda Metro Jaya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.
"Korban meninggal akibat terlindas ban bagian kanan dari salah satu mobil dari arah berlawanan. Diduga mobil itu secara liar mengikuti iring-iringan," kata dia.
Berdasarkan keterangan, diduga yang melindas Selvi adalah sebuah mobil sedan berwana hitam Audi A8.
Sebab, jumlah mobil yang ikut rombongan saat itu berjumlah 7 mobil dan tidak ada satu pun yang menggunakan mobil jenis sedan.
Dari rekaman CCTV yang diperoleh polisi, terlihat mobil tersebut baru bergabung di kawasan Tugu Lampu Gentur, Cianjur Kota. Sedangkan dari awal keberangkatan rombongan di kawasan Ciloto, tidak tampak mobil tersebut.
Doni menyebut, mobil sedan yang diduga melindas Selvi merupakan mobil liar yang memaksa masuk mengikuti iring-iringan mobil polisi. Karena saat itu iring-iringan hanya dikawal satu mobil di bagian depan.
"Jadi itu di luar dari iring-iringan. Memaksa masuk dan mengikuti iring-iringan mobil polisi. Itu mobil liar yang memaksa ikut. Karena terlihat mobil itu sempat tertinggal jauh namun kembali ngebut dan masuk ke bagian paling belakang iring-iringan," tegasnya.
Doni menyebut mobil tersebut sempat dikejar salah seorang pengendara yang berada di lokasi.
"Sempat diberhentikan. Tetapi dilepas lagi oleh si pengejar dan tidak dicatat identitas (pengemudi). Isi mobil itu 3 orang. Laki-laki, perempuan dan seorang anak. Ini kita masih dalami," jelasnya.
Doni berjanji akan menyelidik kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




