Kemasan Iklan Pengaruhi Pemilih Pemula

Sabtu, 16 Maret 2013 | 21:43 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Seorang warga memasukkan surat suara ke kotak suara di TPS.
Seorang warga memasukkan surat suara ke kotak suara di TPS. (Beritasatu.com/Anselmus Bata/Beritasatu.com/Anselmus Bata)

Jakarta - Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI), Effendi Ghazali menjelaskan, bahwa untuk mengambil simpati kalangan pemuda dalam peraihan suara pada pemilu 2014, harus ditentukan pada kemasan iklan yang menarik.

Ini dikarenakan, lanjut dia, kalangan muda atau pemilih pemula sangat tertarik terhadap popularitas seseorang yang kerap muncul di media massa.

"Pemilih pemula atau pemilih muda itu sangat tergantung pada kemasan iklan, seperti iklan-iklan di tengah kota dan televisi sehingga kalangan muda sangat tergoda untuk memilihnya," ujar Effendi saat menjadi pemateri di acara Pelatihan Nasional Kominfo Tidar di Hotel Ibis Arcadia, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3).

Menurutnya, dalam konteks menaikan popularitas agar dipilih oleh kalangan muda, maka lawan-lawan politik dari para tokoh tersebut juga sangat mudah mengubah pandangan politik dan persepsi masyarakat.

"Jadi, kalau ingin menjual caleg atau pemimpin tertentu agar dipilih oleh kalangan muda adalah harus memunculkan karakter dari tokoh yang akan dipilih tersebut, dan bukan figurisasi. Dan menurut saya, itu karakter yang kuat dalam memimpin bangsa itu ya Jokowi. Karena dia punya karakter yang kuat," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon