Reshuffle
Agung-Tifatul dinilai kurang berkompeten
Selasa, 20 September 2011 | 17:40 WIBSementara Darwin, Mustafa dan Andi disebut memiliki integritas rendah.
Dalam diskusi bertajuk "Reshuffle Kabinet atau Ganti Presiden" yang digelar di Jakarta, hari ini, pengamat politik dari UI, Boni Hargens, menyebutkan beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II yang layak untuk segera diganti.
Menurut Boni, para menteri itu antara lain adalah Andi Mallarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga, Suharso Monoarfa (Menteri Perumahan Rakyat), Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika), Agung Laksono (Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat), Mustafa Abubakar (Menteri BUMN), Darwin Zahedy Saleh (Menteri ESDM), serta Suryadharma Ali (Menteri Agama).
"Ada dua hal yang membuat saya menilai mereka layak diganti. Yaitu alasan kualitas dan kompetensi, serta alasan integritas," ungkap Boni dalam diskusi tersebut.
Untuk alasan kualitas dan kompetensi misalnya, Boni menyebut bahwa baik Tifatul maupun Agung, mempunyai kualitas dan kompetensi yang rendah. "Terus terang, saya tidak begitu tahu apa kerja mereka selama ini," tukas Boni.
Sementara itu untuk alasan integritas, Boni menyebut bahwa beberapa menteri seperti Darwin Zahedy, juga Mustafa dan Andi Mallarangeng, memiliki integritas yang sangat rendah. "Saya sebut Menteri BUMN dan Menteri ESDM, karena mereka telah membiarkan 2.000 sumur minyak liar di Blok Cepu yang ternyata menjadi bancakan bagi oknum di Pertamina, karena hasil minyak di situ dijual ke oknum Pertamina. Ini salah satu bukti kegagalan Menteri BUMN dan juga Menteri ESDM," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




