Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah 24.218 Orang, PBB Minta Pemberontak Buka Akses Kemanusiaan
Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:58 WIB
Bab Al-Hawa, Beritasatu.com – Korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah mencapai lebih 24.000 orang, dengan bantuan internasional telah berdatangan namun terkendala untuk menembus kawasan gempa dahsyat di Suriah yang dikuasai pemberontak.
Pejabat dan petugas medis mengatakan 20.665 orang tewas di Türki dan 3.553 di Suriah. Total korban gempa dahsyat yang dikonfirmasi sekarang mencapai 24.218.
Kantor hak asasi PBB pada hari Jumat (10/2/2023) mendesak semua pihak di daerah yang terkena dampakm di mana militan Kurdi dan pemberontak Suriah beroperasi, untuk mengizinkan akses kemanusiaan.
Program Pangan Dunia PBB meminta dana US$ 77 juta untuk menyediakan jatah makanan bagi sedikitnya 590.000 pengungsi di Türki dan 284.000 di Suriah.
Setidaknya 870.000 orang sangat membutuhkan makanan di kedua negara setelah gempa, yang menyebabkan 5,3 juta orang kehilangan tempat tinggal di Suriah saja, PBB memperingatkan.
Di Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak, sekitar empat juta orang bergantung pada bantuan kemanusiaan tetapi belum ada pengiriman bantuan dari wilayah yang dikuasai pemerintah dalam tiga minggu.
Pemerintah Suriah mengatakan telah menyetujui pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang dilanda gempa di luar wilayah yang dikuasai.
Hanya dua konvoi bantuan yang melintasi perbatasan minggu ini dari Türkiye, di mana pihak berwenang terlibat dalam operasi bantuan gempa yang lebih besar.
Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki dan sekutu Baratnya, mengumumkan penghentian sementara pertempuran untuk meringankan pekerjaan pemulihan.
Satu dekade perang saudara dan pemboman udara Suriah-Rusia telah menghancurkan rumah sakit dan menyebabkan kekurangan listrik dan air.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Dewan Keamanan untuk mengesahkan pembukaan titik bantuan kemanusiaan lintas batas baru antara Türki dan Suriah. DK PBB akan bertemu untuk membahas masalah Suriah, kemungkinan awal pekan depan.
Türki mengatakan sedang berupaya membuka dua rute baru ke bagian Suriah yang dikuasai pemberontak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




