Pencarian korban perahu tenggelam digelar sepekan
Minggu, 25 September 2011 | 08:30 WIBPolisi masih belum bisa pastikan jumlah korban dan penumpang sebelumnya.
Pencarian atau penyisiran korban perahu yang tenggelam di perairan antara Pulau Tonduk dan Guagua, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, direncanakan dilakukan selama sepekan. Seperti diketahui, pada Sabtu [24/9] pagi, perahu yang mengangkut rombongan kerabat pengantin, tenggelam dalam perjalanan dari Pulau Tonduk ke Guagua.
Kepala Kepolisian Resor Sumenep, AKBP Susanto, Minggu menjelaskan, pihaknya telah mengirim tim ke Raas untuk membantu anggota kepolisian sektor setempat dalam menangani kasus tenggelamnya perahu tersebut.
"Personel juga ditugaskan untuk mencari korban perahu tenggelam yang dinyatakan belum ditemukan. Rencananya, penyisiran korban akan dilakukan sepekan, jika masih ada yang dinyatakan hilang atau belum ditemukan," katanya di Sumenep.
Susanto menjelaskan, hingga sekarang pihaknya belum bisa memastikan jumlah penumpang yang naik perahu naas tersebut. Sementara informasi yang berkembang di kalangan warga setempat, jumlah penumpang perahu naas tersebut antara 35 hingga 40 orang.
"Belum ada jumlah pasti. Jumlah penumpang perahu masih simpang-siur. Anggota kami di lapangan terus berusaha menggali informasi tentang jumlah penumpang perahu, supaya diketahui angka pasti tentang korban selamat, hilang dan meninggal dunia," ucapnya.
Laporan sementara yang terakhir diterima dari anggotanya di Raas, kata Susanto, korban selamat sebanyak 21 orang dan korban meninggal dunia sebanyak 13 orang. "Sekali lagi, ini masih angka sementara dan bisa berubah. Hingga sekarang, anggota kami belum bisa meminta keterangan kepada nahkoda perahu tersebut, karena kondisinya masih syok," paparnya.
Jumlah korban perahu tenggelam versi polisi memang sedikit berbeda dengan data dari Camat Raas, Eko Junaidi, yang sifatnya juga sementara. Di man data kecamatan itu menyebutkan ada 22 korban selamat dan 13 meninggal dunia.
Perahu tenggelam tersebut mengangkut rombongan kerabat warga Pulau Guagua yang menikah dengan warga Tonduk pada Jumat [23/9]. Kemudian, pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB, perahu berangkat dari Tonduk ke Guagua dengan mengangkut kerabat pengantin. Namun di tengah perjalanan, tepatnya sekitar pukul 09.00 WIB, perahu tersebut tenggelam akibat dihantam ombak.
Raas adalah salah satu dari sembilan kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dua dari tujuh desa di Raas merupakan pulau tersendiri, yakni Guagua dan Tonduk. Sementara, ibukota Kecamatan Raas termasuk kantor kecamatan, berada di Pulau Raas.
Dalam kondisi normal, perjalanan laut antara Pulau Guagua dengan Tonduk membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Sementara perjalanan laut antara Pulau Raas dengan Guagua sekitar tiga hingga empat jam, dan antara Raas dengan Tonduk sekitar 45 menit hingga satu jam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




