Kebakaran Gedung Setneg, Mensesneg Harus Yakinkan Dokumen Century Aman

Jumat, 22 Maret 2013 | 17:41 WIB
ES
B
Penulis: Erwin C Sihombing | Editor: B1
Julian Pasha (kanan) bersama Sudi Silalahi.
Julian Pasha (kanan) bersama Sudi Silalahi. (Antara)

Jakarta - Anggota Komisi III dari Fraksi PKS Indra mengatakan bahwa Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi harus berani tampil di depan publik untuk memastikan tidak adanya dokumen penting, termasuk kebijakan pengucuran bailout Bank Century yang hilang pasca-terbakarnya Gedung Setneg, Kamis (21/3) kemarin.

"Untuk membantah praduga-praduga negatif yang terus berkembang di publik, maka saya mendesak agar Mensesneg mengumumkan dan memastikan bahwa seluruh dokumen, rekaman, risalah rapat, catatan, dan surat-menyurat tidak hilang terbakar api," kata Indra, di Jakarta, Jumat (22/3).

Indra mengaku khawatir dokumen-dokumen penting terkait latar belakang pengucuran bailout Bank Century Rp 6,7 Triliun dan lahirnya Perpu no 4 tahun 2008 mengenai kebijakan soal bailout Bank Century lenyap dilalap si jago merah.

Dengan demikian dia menilai wajar munculnya dugaan-dugaan bernada negatif yang menyebutkan peristiwa tersebut disengaja mengingat banyaknya dokumen-dokumen penting.
"Tidak aneh apabila ada yang berasusmsi atau menduga-duga bahwa terbakarnya Gedung Setneg merupakan kesengajaan. Cukup beralasan apabila ada yang menduga bahwa berkobarnya api di Gedung Setneg dalam rangka menghilangkan jejak atau bukti skandal bailout Bank Century," bebernya.

Menurutnya, Polri juga harus segera mengusut peristiwa tersebut guna menghindari banyaknya opini-opini negatif dari kasus tersebut.

"Agar asumsi liar atau praduga-praduga tersebut terlokalisir dan terjawab dengan tuntas, maka saya mendesak Polri untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Setneg dengan independent dan transparans," ujarnya.

Selain itu, Indra berpandangan terbakarnya Gedung Setneg merupakan peristiwa yang memalukan. Sebab, hal itu menandakan lemahnya sistem keamanan dan keselamatan kompleks Istana Negara.

"Sebegitu rapuhnya kah negara besar yang bernama Indonesia ini ? Apa kata dunia melihat kerapuhan ini ? Sebab kenyataannya objek paling vital di negeri ini terbakar begitu saja," kata Indra.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon