Rieke: Kekalahan di Pilkada Jabar Akibat Kampanye Hitam

Selasa, 26 Maret 2013 | 15:51 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Cagub Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka saat di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta.
Cagub Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka saat di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kekalahannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar akibat faktor kampanye hitam (black campaign). Rieke yang berpasangan dengan calon Wakil Gubenur (Cawagub) Teten Masduki itu juga mensinyalir adanya politik uang (money politic) dengan melibatkan aparatur pemerintah yang mengarah pada salah satu pasangan cagub-cawagub.

"Black campaign berupa selebaran itu memang terjadi, termasuk juga ada buku. Itu terjadi di beberapa tempat seperti di Cirebon. Di beberapa desa saya menang tapi di beberapa tempat lain yang ada selebaran atau black campaign itu, saya tidak menang," kata Rieke dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/3).

Dalam persidangan dengan agenda pembuktian di Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin, sejumlah saksi mengungkapkan adanya selebaran berisi kampanye hitam buat Rieke. Bahkan, isi dari selebaran itu menyebutkan bahwa Rieke merupakan anak Partai Komunis Indonesia (PKI). "Pembunuhan karakter terhadap calon tertentu, seperti yang terjadi pada saya, saya hanya ingin mengatakan, sudah saatnya hal-hal seperti itu dihentikan. Ini namanya membohongi rakyat," tukasnya.

Rieke menambahkan, ada penggelontoran dana Rp 150 ribu kepada setiap guru honorer. Dana tersebut, diduga berasal dari uang rakyat yang digelontorkan melalui gubernur. "Ini dari mana uangnya? Ini bukan dana hibah. Bayangkan Rp150 ribu kali sekian banyak guru di Jabar dan ini memprihatinkan sekali. Jangan-jangan ini uang rakyat juga," imbuhnya.

Terkait hal itu diakui Ayu Setianingsih yang merupakan salah satu guru honorer dari Bekasi mengaku menerima dana tersebut pada masa kampanye pilkada Jabar. "Uangnya dari komite guru Bekasi. Kita semua dapat," kata Ayu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon