Dituding Boros, DPRD DKI Habiskan Rp 957 Juta untuk Seragam
Jumat, 5 April 2013 | 15:17 WIB
Jakarta - Pada tahun anggaran 2013, uang pajak rakyat sebesar Rp 957.878.000 akan dikuras oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta hanya untuk membeli pakaian dinas dan atribut DPRD.
Belanja pakaian dinas itu dinilai sangat mubazir karena anggota dewan yang berlabel terhormat itu sudah mendapatkan banyak tunjangan.
Direktur Investigasi dan advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi menyebutkan, atribut yang mau dibeli untuk anggota dan pimpinan DPRD itu seperti belanja pakaian sipil harian (PSH) sebesar Rp 408.000.000, belanja pakaian sipil lengkap sebesar Rp 25.920.000, belanja pakaian dinas harian (PDH) sebesar Rp 192.000.000 dan belanja pakaian dinas Upacara (PDU) sebesar Rp 316.008.000.
Pada tahun 2012, sekretariat DPRD provinsi DKI Jakarta melakukan lelang pakaian dinas dan atribut anggota sebesar Rp 941.928.000.
"Anggota DPRD itu terlalu serakah kalau setiap tahun mereka mendapat anggaran pakaian dinas. Setiap tahun mendapat pakai dinas, ini memperlihatkan anggota dewan itu boros, dan seharusnya mereka memperlihatkan contoh sebagai lembaga yang paling hemat," kata Uchok kepada Beritasatu, Jumat (5/4).
Untuk itu, FITRA mendesak DPRD DKI Jakarta untuk menolak pembelian pakain dinas tersebut. Lebih baik anggaran pakaian dinas direlokasi untuk membeli pakaian orang-orang miskin sebagai warga Jakarta yang belum punya pakaian.
"Kami juga minta kepada aparat hukum untuk mengusut pengadaan pakaian pada tahun 2012. Pemenang lelang juga rata-rata penawaran tertinggi yang cenderung hanya menghabiskan anggaran," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




