Panglima TNI: Sah Saja, Pergantian Pangdam Dikaitkan Cebongan

Senin, 8 April 2013 | 14:58 WIB
ES
FH
Penulis: Ezra Sihite | Editor: FER
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono (kanan) bersama KASAL Laksamana TNI Soeparno memberikan keterangan kepada pers.
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono (kanan) bersama KASAL Laksamana TNI Soeparno memberikan keterangan kepada pers. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Suhartono menyatakan penggantian Pangdam Diponegro Hardiono menjadi Sunindyo merupakan mutasi biasa. Namun jika penggantian tersebut dikaitkan dengan peristiwa Cebongan yang mengaitkan 11 anggota Kopassus, dinilai oleh Agus sah-sah saja.

"Namanya mutasi, mutasi biasa. Kalau dikaitkan dengan hal itu (penyerangan LP Cebongan) yah sah-sah saja," kata Panglima TNI di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (8/4).

Sementara untuk tindak lanjut 11 anggota Kopassus yang mengaku melakukan penembakan terhadap empat tahanan kata dia diserahkan kepada pengadilan militer. Agus meminta agar publik percaya dan tetap mengawasi.

"Tentu anggota yang bersalah akan dikenakan sanksi, yang tidak bersalah tidak dikenakan sanksi," lanjutnya.

Pembinaan personil, kata dia, akan terus dilakukan dan TNI tak segan menindak aparatnya yang melanggar hukum. Selama ini kata dia pengadilan militer dilakukan secara terbuka namun tidak menjadi perhatian wartawan.

"Begini, pengadilan militer itu semua terbuka, hanya kelihatannya kurang menarik bagi wartawan. Saya heran juga kenapa. Di Papua terbuka, enggak ada juga wartawan yang beritakan, Di OKU (Ogan Komering Ulu) juga terbuka," kata Panglima.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon