Perkosa Pemuda, 4 Perempuan Usia 30-an Dicari Polisi Toronto
Selasa, 9 April 2013 | 03:18 WIB
Toronto - Sebuah kabar mengenai kasus tindak kejahatan seksual (pemerkosaan) terhadap seorang pemuda berusia 19 tahun, memicu debat dan kontroversi di Kanada. Kontroversi dan kegemparan terutama muncul setelah disebutkan bahwa tersangka pelaku perkosaan itu adalah empat perempuan berusia 30 tahunan.
Dilaporkan, tindak kejahatan itu sendiri terjadi pada 31 Maret lalu, dekat sebuah klub malam di pusat kota Toronto. Menurut pengakuan korban kepada polisi, dia meninggalkan klub tersebut dinihari, saat kemudian ditawari tumpangan oleh para tersangka.
Hanya saja, seperti dilaporkan sang pemuda yang menerima tawaran itu, bukannya diantarkan ke arah kediamannya, para perempuan itu malah membawanya ke lapangan parkir. Di tempat itulah kemudian menurutnya, mereka melakukan tindak pemerkosaan terhadapnya.
Masih menurut sang pemuda, seusai tindakannya tersebut, para tersangka kemudian membawanya lagi menjauhi lokasi itu dengan mobil. Sebelum kemudian pada satu titik di perjalanan, dia disuruh turun dari kendaraan mereka dan ditinggalkan.
Kepada polisi, pemuda korban menyampaikan bahwa kendaraan yang membawanya adalah mobil Honda tipe SUV warna silver. Sementara para tersangka digambarkannya merupakan perempuan kulit putih berusia sekitar 30-an, dengan perkiraan tinggi badan masing-masing sekitar 163 cm dan berat antara 86-90 kg.
Keeempat perempuan itu, menurut si pemuda lagi, sama-sama mengenakan gaun hitam pendek, serta mengenakan sepatu hak tinggi. Dia pun mengaku ingat bahwa perempuan yang mengemudi berambut pendek pirang, dengan sebuah tato sayap di lehernya, serta berkemungkinan punya aksen British. Satu perempuan lain yang dikenalnya disebut berambut hitam pendek dengan sentuhan warna kemerahan di bagian ujungnya.
"Kendati mayoritas korban atau pelapor biasanya adalah perempuan, sebenarnya bukan merupakan hal yang langka sama sekali adanya lelaki menjadi korban dalam sebuah tindak kejahatan seksual," ungkap Detektif Thomas Ueberholz pula, dari Unit Kejahatan Seksual Kepolisan Toronto, memberikan komentarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




