Obama Akan Hadiri Upacara Pemakaman Korban Bom Boston
Kamis, 18 April 2013 | 20:07 WIB
Boston - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan mengunjungi upacara pemakaman korban pemboman Maraton Boston hari ini.
Senin lalu (15/4) sebuah bom meledak di garis finis ketika maraton Boston sedang berlangsung, menewaskan tiga orang dan melukai 170 lainnya.
Obama akan memberikan pidato dalam upacara tersebut sementara kepolisian akan terus mencari pelaku pemboman.
Dua tersangka dalam serangan bom di lomba maraton Boston Senin (15/4) lalu terekam oleh beberapa kamera video pengawas di sekitar lokasi kejadian, demikian menurut sumber-sumber pemerintah Amerika Rabu (17/4) waktu setempat.
Para pejabat anti terror dan penegak hukum mengatakan para tersangka terekam oleh video sebuah department store yang menangkap gambar-gambar seorang pria meninggalkan ranselnya di dekat garis finis.
Seorang pejabat federal mengatakan otoritas keamanan yakin adanya video atau foto kedua yang menunjukkan "dua pria dengan dua ransel."
Pejabat lain mengatakan dua pria itu dianggap tersangka karena membawa ransel hitam, tingkah laku mereka dan cara mereka beraksi saat bom meledak. Namun otoritas setempat belum mampu mengidentifikasi dua pria dalam video itu.
Obama juga sempat mendapatkan ancaman. Sebuah surat yang dialamatkan kepada Presiden Obama, dinyatakan positif mengandung racun mematikan bernama ricin, demikian kata kepolisian federal AS, FBI, Rabu (17/4).
Dalam sebuah pernyataan FBI mengatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap surat yang dikirim kepada Obama dan sebuah surat lain yang dikirim kepada Senator Roger Wicker, yang juga diduga mengandung racun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




