Pengurus Partai Demokrat Kegemukan

Senin, 22 April 2013 | 12:24 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) didampingi Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik (ketiga kanan), Ketua Panitia Penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Max Sopacua (keempat kanan) dan jajaran anggota Dewan Pembina meresmikan pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali.
Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) didampingi Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik (ketiga kanan), Ketua Panitia Penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Max Sopacua (keempat kanan) dan jajaran anggota Dewan Pembina meresmikan pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Partai Demokrat (PD) mengumumkan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Tercatat ada 190 orang yang duduk di kepengurusan. Kepengurusan PD yang begitu "gemuk" dikritik sejumlah pihak.

"Struktur kepengurusan PD gemuk sudah biasa. Sejak pasca Kongres PD di Bandung 2010, kepengurusan sudah sangat gemuk. Tidak jelas apakah dengan membentuk kepengurusan gemuk seperti dimaksudkan untuk mengakomodasi semua aspirasi kubu-kubu di partai dan memasukkan semua kader handalnya atau seperti apa?," kata peneliti dari Lemabaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro kepada SP di Jakarta, Senin (22/4).

Siti yakin roda organisasi PD tidak akan berjalan efektif. "Yang jelas dengan kepengurusan gemuk seperti itu tidak bakalan efektif. Banyak nama terpampang hanya sebagai ornamen saja," tegasnya.

Dia menjelaskan, pengambilan keputusan sangat tersentral dan peran pimpinan sangat dominan. Dengan demikian, kepengurusan yang gemuk tersebut bisa jadi atau kemungkinan dimaksudkan untuk mengakomodasi kepentingan kubu-kubu tertentu agar tidak ada kekecewaan. "Efektivitas partai lebih ditentukan oleh berfungsinya orang-orang yang duduk sebagai pengurus dan mau memajukan partai. Manajerial partai yang bagus mensyaratkan pimpinan partai yang 24 jam waktunya terkonsentrasi pada partai dan memajukan partai," ujarnya.

Dia menambahkan, pimpinan yang mampu menggerakkan mesin partai mulai dari DPP sampai bawah DPC melalui fungsionarisnya bukan karena terpaksa, tapi karena kecintaan pada partai dan rakyat yang diwakilinya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon