Kedutaan Prancis di Libya Diserang Bom Mobil
Selasa, 23 April 2013 | 16:07 WIB
Tripoli – Kedutaan Prancis di Libya menjadi target serangan bom mobil Selasa (23/4) yang mengakibatkan dua penjaga terluka.
Serangan ini adalah yang pertama di ibukota Libya, Tripoli, sejak berkecamuknya konflik di 2011 yang akhirnya menggulingkan Col. Muammar el-Qaddafi, namun ini bukan pertamakalinya gedung diplomatik di Libya diserang.
Warga yang tinggal dekat gedung kedutaan mengatakan mendengar dua suara ledakan pagi itu.
"Menurut perkiraan kami itu mobil dengan bom booby trapped," kata seorang pejabat Kedutaan Prancis seperti dikutip Reuters.
Booby trapped bomb adalah jebakan peledak yang dirancang untuk diaktifkan secara secara tidak sengaja oleh korban, misalnya bom meledak ketika pintu dibuka atau mesin dihidupkan.
"Banyak terjadi kerusakan dan dua penjaga terluka."
September tahun lalu di kota Benghazi, kelompok militan menyerang dua fasilitas milik Amerika Serikat dan membunuh Duta Besar J. Christopher Stevens dan tiga warga Amerika lainnya.
Bulan lalu, para pejabat keamanan Libya mengatakan telah menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam penculikan lima aktivis HAM Inggris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




