Virus Flu Burung H7N9 Lebih Berbahaya dari H5N1
Rabu, 24 April 2013 | 20:36 WIB
Beijing – Pakar kesehatan dunia mengatakan bahwa virus flu burung H7N9 lebih berbahaya dari virus H5N1 karena penyebabnya yang masih misterius dan lebih mudah menular.
Hingga saat ini pemerintah China telah mengkonfirmasi 108 kasus dan 22 orang meninggal sejak kasus in pertama kali muncul ke permukaan pada 31 Maret.
"Ini sudah jelas adalah salah satu virus influenza paling mematikan yang pernah kita lihat hingga saat ini," ujar Keiji Fukuda, salah satu ahli flu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dia mengatakan virus H7N9 lebih mudah menular daripada virus H5N1 yang lebih umum. Virus H5N1 telah menewaskan lebih dari 360 orang di seluruh dunia sejak tahun 2003.
"Kita baru sampai tahap awal memahami betapa berbahayanya virus ini," ujar Fukuda.
Tim WHO yang dipimpin Fukuda mengatakan bahwa sumebr infeksi berasal dari unggas namun belum diketahui bagaimana virus yang tadinya tidak menular ke manusia, kini bisa menginfeksi manusia.
Dari sejumlah unggas yang diperiksa tim WHO, didapatkan hasil positif bahwa mereka membawa virus tersebut. Hingga saat ini belum ada unggas yang bermigrasi yang tercatat positif.
Kekhawatiran yang muncul adalah bahwa virus ini kemungkinan bermutasi menjadi virus yang dapat menular dari manusia ke manusia.
Namun tim WHO menampik kekhawatiran tersebut dengan mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada kasus penularan dari manusia ke manusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




