Pemprov DKI Jakarta Akan Bahas "Deep Tunnel" dan "Giant Sea Wall" dengan DPRD
Senin, 29 April 2013 | 09:54 WIB
Jakarta - Rencana pembangunan terowongan multifungsi (deep tunnel) dan tanggul laut raksasa (giant sea wall) oleh Pemprov DKI Jakarta masih menjadi rencana yang berupaya untuk direalisasikan guna mengatasi banjir. Siang ini, Pemprov DKI Jakarta dijadwalkan bertemu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menjelaskan rencana pembangunan megaproyek tersebut.
"Kita hanya menjelaskan tentang Giant Sea Wall dan Deep Tunnel. Ke depannya seperti apa, pembiayaannya bagaimana," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota, Senin (29/4).
Pihak Pemprov DKI Jakarta menyiapkan diri menjawab pertanyaan yang akan diajukan dewan terkait dua megaproyek yang bernilai triliunan rupiah ini. Untuk Deep Tunnel, Jokowi mengaku pihaknya bisa mendapatkan dana dengan mudah, karena sudah banyak investor yang bersedia membiayai pembangunan terowongan multifungsi tersebut.
"Gampang, semua orang mau tunjuk jari untuk jadi investor di situ dan pola investasi di situ," kata Jokowi.
Pembangunan Deep Tunnel tidak akan menggunakan APBD, justru menggunakan investasi. Pihaknya pun berusaha agar investasinya bisa didapatkan dari investor dalam negeri dulu sehingga akan dijelaskan mengenai pola investasi yang bukan berasal dari APBD tersebut.
Kendati menggunakan investor dalam pembangunannya nanti, diakui Jokowi harus ada persetujuan dari dewan dulu. Dilaksanakan atau tidaknya pembangunan tersebut, tergantung persetujuan dari dewan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




