Ahok: Harianto Badjoeri Legenda Satpol PP DKI

Selasa, 30 April 2013 | 10:49 WIB
LT
WP
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: WBP
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Inspektur Upacara (Irup) Apel Besar Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (30/4).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Inspektur Upacara (Irup) Apel Besar Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (30/4). (Lenny Tristia Tambun/ Beritasatu.com)

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi dua mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, yaitu Harianto Badjoeri dan Effendi Anas.

Bahkan Ahok menyatakan, Badjoeri adalah legenda Satpol PP.

Hal itu diungkapkan Ahok dalam apel besar Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-63 dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) DKI Jakarta ke-51,

"Pak Harianto harus jadi contoh. Beliau orang yang loyal terhadap anak buan, loyak terhadap korps," kata Ahok saat memberikan potongan tumpeng kepada HB didepan Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadisantoso di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (30/4).

Ahok mengatakan, sosok Harianto Badjoeri dikenal pribadi yang sangat mencintai staf dan seluruh personel. Tidak hanya itu, kebutuhan keluarganya pun tidak luput dari perhatiannya.

"Di luar plus minusnya beliau, kenapa beliau bisa jadi legenda, karena beliau sangat mencintai anak buahnya, memperhatikan kehidupan keluarga anak buahnya. Bagi beliau yang penting adalah mememangkan hati anak buah. Beliau adalah contoh pemimpin yang dapat memenangkan hati anak buah," ungkapnya.

Ahok mengharapkan, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadisantoso dapat mewarisi teladan Harianto dalam memimpin 6.120 personil. Dengan pemimpin yang peduli pada kebutuhan bawahan beserta keluarganya, maka tugas seberat apa pun personil di lapangan pasti dilaksanakan dengan optimal.

"Makanya kita pilih Pak Kukuh karena yakin bisa mewarisi teladan beliau. Karena kalau pemimpinnya seperti itu, fight untuk apa pun pasti jalan," tukas Ahok.

Dalam apel besar itu, Harianto Badjoeri mendapat sambutan hangat dari para personel Satpol PP DKI dan juga para pejabat.

Meski duduk di kursi roda karena penyakit stroke yang dideritanya, senyum tetap terhias dari bibirnya menyambut hangat setiap orang yang bersalaman dengan dia. Sebagai wujud apresiasi, Ahok memberikan potongan pertama tumpeng kepada Badjoeri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon