Kasus Musi Rawas, 17 Polisi Diperiksa
Kamis, 2 Mei 2013 | 13:40 WIB
Jakarta - Sebanyak 17 anggota polisi diperiksa dalam insiden berdarah di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (29/4) yang menewaskan empat warga.
"Kita telah menggelar langkah investigasi internal dari petugas. Prosesnya sedang berjalan oleh Kadiv Propam dan Irwasum. Ke 17 anggota itu adalah aparat dari Polsek dan Polres," kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di sela-sela diskusi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (2/5).
Namun Boy tidak menjelaskan detil status para terperiksa itu, baik itu inisial dan pangkatnya.
Seperti diberitakan, empat orang tewas dalam peristiwa bentrok itu. Mereka adalah Nirson (20) luka tembak di dada kanan, Padilah (45) luka tembak di dada kiri, Suharto (16) tertembak di kepala, dan Rinto (24) meninggal dalam perjalanan.
Sejumlah warga lainnya terluka yaitu Kasira luka tembak di dada dan Tono luka tembak kaki kanan. Sementara Indar terkena benda tumpul kepala, Diki luka tembak kaki kiri, Andre luka tembak kaki kanan, Indra terluka tembak tangan kanan, Koko luka tembak kaki kanan, dan Diko luka tembak di tangan kiri.
Adapun anggota Polri yang juga terluka—umumnya terkena siraman air keras—adalah Aiptu Fahrudyn, Apitu Barliono, Aiptu Aman Hidayah, Brigpol Irak Herdiansa, dan Briptu Oyon Tondan. Mereka adalah anggota Polres Musi Rawas.
Bentrok ini bermula dari aksi demo pemblokiran jalan lintas Sumatera (jalinsum) di Kecamatan Rupit terkait tuntutan pemekaran Musi Rawas Utara. Massa yang jumlahnya sekitar 1000-an tetap kukuh memblokir jalan yang mengakibatkan jalur menjadi lumpuh total.
Akhirnya dengan mengacu pada prosedur yang ada, petugas Polres dibantu dengan 2 satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sumsel melakukan tindakan kepolisian dengan membubarkan pemblokiran jalan hingga akhirnya terjadi korban jiwa.
Dalam peristiwa itu ada dua Mapolsek Rupit dan Mapolsek Karang Dapo dibakar massa. Asrama Polsek Rupit juga turut dibakar termasuk sembilan kendaraan roda empat dan empat kendaraan roda dua.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




