5 Emiten Raih "Top Performing Listed Companies 2013"

Jumat, 3 Mei 2013 | 11:32 WIB
E
AB
Penulis: EP | Editor: AB
Penerima penghargaan Investor Best Listed Companies Awards 2013
Penerima penghargaan Investor Best Listed Companies Awards 2013 (Investor Daily/David Gita Roza))

Jakarta - Lima perusahaan publik, yakni PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Tower Bersama Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, dan PT Malindo Feedmill Tbk, meraih predikat sebagai "Top Performing Listed Companies 2013" versi Majalah Investor. Lima emiten itu dinilai memiliki kinerja fundamental dan teknikalnya yang unggul selama 2012 di antara 464 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Dewan Juri Investor Award 2013, Roy Sembel menjelaskan kelima emiten itu memiliki kinerja fundamental yang solid. Apresiasi pasar terhadap saham lima perusahaan itu juga cukup tinggi. "Hal itu tercermin pada tingginya likuiditas perdagangan maupun kenaikan harga saham," katanya di Jakarta, Kamis (2/5) malam.

Kali ini, menurut Roy, pemeringkatan mengambil tema "Embracing Sustainability". Tim juri sepakat untuk menggali pemahaman dan kemampuan manajemen emiten untuk menggiring perusahaan guna mencapai dan mempertahankan sustainability pertumbuhan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir. "Kemampuan perusahaan itu terkait erat dengan penerapan good corporate governance (GCG) dan corporate social responsibility (CSR)," tuturnya.

Dia menambahkan, sustainability itu mencakup kemampuan perusahaan dalam membangun hubungan baik dengan semua pemangku kepentingan (stakeholder). Kemampuan itu bukan hanya menjaga hubungan dengan pemegang saham dan memberikan bantuan sosial, tetapi juga membina hubungan yang optimal dengan konsumen, pemerintah, dan masyarakat luas.

Dalam pemeringkatan kali ini, tim juri juga sepakat mempertahankan pengelompokan berdasarkan kapitalisasi pasar, yakni emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun dan di bawah Rp 10 triliun. "Pengelompokan ini mempertimbangkan karakteristik perusahaan yang relatif besar dengan yang sedang dan kecil berbeda," tutur Roy.

Setelah melalui proses seleksi, dewan juri menetapkan lima emiten yang mencatat skor tertinggi dari delapan nominasi. Ke-8 emiten itu adalah PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Tower Bersama Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Ace Hardware Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, PT Malindo Feedmill Tbk, PT Lippo Cikarang, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk.

Investor Awards 2013 juga diberikan kepada 17 emiten dari 18 sektor usaha. Dari sektor pertanian dan peternakan, penghargaan diberikan ke pada PT Charoen Popkhand Tbk. Sektor aneka industri diraih PT Astra International Tbk. Dari sektor infrastruktur yang mendapatkan adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Dari sektor Perdagangan dan Jasa, penghargaan diraih PT Erajaya Swasembada Tbk. Sektor industri dasar dan primer diraih PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Selanjutnya, PT KMI Wire & Cable Tbk meraih posisi terbaik untuk sektor industri logam dan kabel. Sektor Makanan & Minuman diwakili PT Akasha Wira International Tbk. Perusahaan terbaik dari sektor rokok, farmasi, dan keperluan rumah tangga adalah PT Kalbe Farma Tbk. Dari bidang Investasi, emiten terbaik diraih PT Global Mediacom Tbk. Sektor perbankan kembali diraih PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Predikat terbaik dari industri reksa dana dan sekurtitas kembali diraih PT Panin Sekuritas Tbk. Penghargaan di sektor kehutanan diraih PT Alkindo Naratama Tbk, sedangkan sektor Properti & Konstruksi diraih PT Agung Podomoro Land Tbk.

Sementara itu, PT Astra Graphia Tbk kembali menguasai posisi terbaik untuk sektor elektronika, demikian juga PT Multi Artha Guna Tbk kembali menjadi yang terbaik di sektor asuransi. Lalu sektor Multifinance diraih PT Tifa Finance Tbk dan dari industri Hotel, Restoran & Pariwisata diraih PT Bayu Buana Tbk.

Roy menjelaaskan, pemeringkatan tersebut mengacu sembilan persyaratan. Pertama, kepatuhan emiten dalam mempublikasikan laporan keuangan. Kedua, emiten sudah tercatat di BEI sebelum 2012. Ketiga, tidak mendapat opini disclaimer dan adverse dari akuntan publik. Keempat, tidak membukukan rugi bersih. Kelima, memiliki ekuitas tak kurang dari Rp 50 miliar. Keenam, saham emiten tergolong aktif. Ketujuh, laporan keuangan emiten bertahun buku Desember. Kedelapan, memiliki ekuitas positif selama dua tahun terakhir. Kesembilan, jumlah pemegang saham lebih dari 300 pihak. "Dari 464 emiten, hanya 219 emiten yang dinyatakan layak diperingkat," tutur Roy Sembel.

Dia menjelaskan, jumlah emiten yang lolos seleksi awal tahun ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 195 emiten. Emiten yang masuk kelompok yang sahamnya tidak aktif sebanyak 112 perusahaan (24,14 persen), sedangkan yang terlambat mempublikasikan laporan keuangan sebanyak 73 emiten atau 15,73 persen.

Selanjutnya, tim juri menerapkan delapan kriteria pemeringkatan. Pertama, renturn saham selama satu tahun (1 April 2012 - 29 Maret 2013). Kedua, likuiditas saham. Ketiga, volatilitas saham juga untuk periode yang sama. Keempat, pertumbuhan penjualan tiga tahun. Kelima, net operating margin (NM). Keenam, return on equity (ROE),. Ketujuh, asset turn over (ATO). Kedelapan, pertumbuhan laba operasi tiga tahun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon