14 Rumah Sakit Batal Mundur dari Program KJS

Rabu, 22 Mei 2013 | 16:19 WIB
D
FH
Penulis: DMP | Editor: FER
Seorang warga Jakarta menunjukkan Kartu Jakarta Sehat (KJS).
Seorang warga Jakarta menunjukkan Kartu Jakarta Sehat (KJS). (Istimewa)

KJS merupakan acuan nasional yang akan dipakai oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) memastikan jika 14 rumah sakit (RS) dari 16 RS yang berencana mengundurkan diri dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS) tidak jadi mengundurkan diri. Hanya ada dua RS yang secara resmi mengundurkan diri, yaitu RS Admira dan RS Thamrin.

"Ya, jadi gini dari 16 RS yang kemarin mau mundur tidak jadi. Hanya ada dua, itu pun dengan catatan. Nanti semoga yang dua juga sadar, bahwa RS dan dokter itu ada sisi sosial kemanusiaan," ujar Jokowi di Balai Kota, Rabu (22/5).

Jokowi mengibaratkan, jika ada perang, maka musuh yang sakit pun wajib disembuhkan. Apalagi menyangkut KJS ini merupakan rakyat sendiri yang menjadi objeknya.

"Ini sosial kemanusiaan yang mau saya angkat. Di perang saja harus disembuhkan, musuhnya. Kalau ada masalah silakan datang, kita selesaikan baik-baik tidak langsung mundar-mundur," ujar Jokowi.

Sementara mengenai evaluasi, mantan Walikota Solo ini menyebutkan jika mengenai KJS ini merupakan pekerjaan besar yang akan dipakai untuk acuan nasional oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Jadi kita ini tidak bisa menentukan sendiri sekarang, karena kalau kita yang menentukan nanti terlalu mahal kemudian nanti hitung-hitungan nasionalnya tidak menutupi ini juga masalah," terangnya.

Dengan demikian, lanjut Jokowi, pihaknya pun ingin selalu bersama-sama dengan Kemenkes untuk menyelesaikan masalah yang ada di Jakarta ini, terkait dengan kesehatan khususnya KJS ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon