Rosberg Teringat 'Raja' Monaco Ayrton Senna

Minggu, 26 Mei 2013 | 23:50 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Nico Rosberg juara di Monaco, 26 Mei 2013.
Nico Rosberg juara di Monaco, 26 Mei 2013. (Formula1.com)

Monaco - Nico Rosberg membuat sejarah ketika menjuarai Grand Prix Monaco Minggu (26/5), namun yang diingatnya justru pembalap legendaris dan juara enam kali di trek jalanan itu, almarhum Ayrton Senna.

"Ketika masih belia menonton balapan ini, memori pertamaku adalah Ayrton Senna dengan helm kuning dan mobil merah putih," kenang Rosberg.

Pembalap Brasil Senna, yang tiga kali menjadi juara dunia, adalah pemegang rekor juara terbanyak di Monaco.

"Ini balapan paling spesial yang ingin kumenangkan, jadi ini luar biasa, seperti khayalan. Tapi itulah hal khusus dalam olahraga ini, begitu tak nyata – semua emosi ini menghapus saat-saat sulit yang anda lewati."

Pembalap Mercedes itu mengaku tak mau terlalu larut dalam kegembiraan, karena masih terpaut 60 poin dari pemuncak klasemen Sebastian Vettel.

"Aku tak mau memikirkan titel (juara dunia) karena dua pekan lalu kami tertinggal 70 detik (dari pemenang balapan)," kata Rosberg, yang sekarang naik ke posisi enam klasemen.

"Hari ini kami berada di posisi yang lebih baik. Treknya berbeda dan aku punya kesempatan untuk tenang sambil menghemat ban."

Di dua balapan sebelumnya, Rosberg juga meraih pole position namun masalah ban yang cepat aus membuat dia dan rekannya Lewis Hamilton gagal meraih hasil maksimal.

Rosberg menjadi yang pertama seorang putra mantan juara Monaco keluar sebagai pemenang di tempat yang sama. Ayahnya, Keke Rosberg, menang 30 tahun silam.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon