Pemerintah Minta Gaya Hidup Boros Air Dihentikan

Sabtu, 1 Juni 2013 | 15:07 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Instalasi Pengelolaan Air (IPA) II PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), Pejompongan, Jakarta.
Instalasi Pengelolaan Air (IPA) II PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), Pejompongan, Jakarta. (Antara)

Pemerintah akan terus mendorong peran serta masyarakat dalam mengelola sumber daya air.

Jakarta - Pemerintah akan terus melaksanakan upaya-upaya untuk mendorong langkah konservasi dan penyelamatan air yang masih sangat diperlukan.

Hal itu dikatakan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Muhammad Hasan, di Jakarta, Sabtu (1/6), dalam rangka acara Aksi Peduli Air di Taman Cattleya, Tomang, Jakarta Barat.

Menurut Hasan, hal demikian penting ditekankan mengingat walau semua menyadari fungsi vital air. Namun, tidak banyak orang sadar dan bersedia ikut terlibat aktif dalam berbagai upaya penyelamatan dan penghematan air.

"Masyarakat hendaknya segera menghentikan gaya hidup boros air, dengan menggunakan air secukupnya," kata Hasan disela acara.

Dia menjelaskan masalah ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat wajib diatasi oleh seluruh kalangan. Caranya dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi secara selaras.

Pemerintah sendiri akan terus mendorong peran serta segenap masyarakat dalam mengelola sumber daya air, dengan bersinergi bersama elemen masyarakat.

"Misalnya upaya kita membangun Generasi Peduli Air, yang merupakan upaya menggalang partisipasi publik untuk bersama-sama mengelola sumber daya air secara berkelanjutan," tandasnya.

Aksi Peduli Air itu sendiri diselenggarakan di Taman Cattleya yang merupakan taman kota seluas sekitar tiga hektar, uang terletak di tengah kota Jakarta.

Karena posisinya berada di tengah-tengah kota, di antara deretan gedung tinggi, dikelilingi jalan dengan lalu lintas padat, menjadikannya strategis dan menarik sebagai lokasi percontohan pembuatan sumur resapan, pembuatan biopori dan lokasi penanaman pohon.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon