Tahu Melanggar, Red Bull Tolak Permintaan Pirelli
Sabtu, 8 Juni 2013 | 17:24 WIB
Montreal - Tim juara dunia Red Bull juga sempat didekati Pirelli untuk melakukan uji coba ban, namun permintaan itu ditolak karena berpotensi melanggar regulasi balapan jika menggunakan mobil musim ini.
Prinsipal tim Christian Horner mengungkapkan selain Red Bull, beberapa tim lain juga mendapat permintaan yang sama.
"Apa yang kami rasakan sudah jelas karena kamilah yang menyuarakan protes di Monaco," kata Horner.
"Kami percaya bahwa merupakan tanggung jawab peserta untuk mematuhi regulasi, ketika dihadapkan dengan tes menggunakan mobil yang sekarang. Interpretasi kami soal regulasi adalah hal itu merupakan pelanggaran nyata dan karenanya kami mengajukan protes sebelum balapan (di Monaco) agar masalah ini ditangani oleh FIA."
"Pirelli telah meminta beberapa tim untuk melakukan uji coba, termasuk kami, namun kami menolak melakukannya karena merasa hal itu melanggar regulasi, khususnya jika menggunakan mobil musim ini," tegas Horner.
Pernyataan Horner ini disampaikan di tengah kontroversi tim Mercedes yang nekad melakukan uji coba dengan mobil sekarang tanpa diketahui tim-tim lain. Mercedes juga kemudian meraih kemenangan pertamanya musim ini di Monaco.
"Menurutku tidak adanya transparansi adalah hal mengecewakan, bahwa anda baru tahu soal ini lewat orang lain," keluhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




