Charles Bonar Sirait: TK Sosok Pejuang dan Penegak Dasar-dasar Negara

Minggu, 9 Juni 2013 | 12:31 WIB
W
B
Penulis: WIN | Editor: B1
File foto th 2009: Ketua MPR Taufiq Kiemas
File foto th 2009: Ketua MPR Taufiq Kiemas (EPA FOTO/BAGUS INDAHO)

Jakarta - Calon anggota legislatif (caleg) Partai Golkar Charles Bonar Sirait menyampaikan bahwa Taufiq Kiemas di matanya adalah sosok pejuang dan penegak dasar-dasar negara.

"Di bawah kepemimpinan beliau MPR-RI gencar mengingatkan kita akan empat yakni UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya, Minggu (9/6).

Taufiq Kiemas juga dinilainya sukses dan berhasil menurunkan tensi perbedaan-perbedaan yang terjadi di antara para tokoh dan pemimpin bangsa.

Taufiq Kiemas, lanjut Charles, sosok yang gigih mendorong generasi muda untuk berani maju dengan terobosan-terobosan berpikir yang cerdas.

"Saya pribadi menilai beliau adalah negawarawan. Hal yang paling berkesan bagi saya beliau mampu bersikap sebagai negarawan dalam menurunkan tensi hangat perbedaan antara para pemimpin bangsa ini. Beliau tegas dan berani menyatakan pluralitas dan keragaman harus berada di tempat yang paling tertinggi daripada kepentingan kelompok, bahkan kepada kelompoknya sendiri," tuturnya.

Ditambahkannya, sebelum Taufiq Kiemas menjabat Ketua MPR RI, beliau sempat mengatakan kepada Charles "Kapan negara ini akan maju kalau di antara kita terus terjadi perbedaan dan friksi? Energi bangsa ini akan habis jika kita hanya terlibat dalam adu debat, perbedaan, saling menjelekkan, dan tidak mendukung satu sama lain"

Menurut Charles, dirinya sangat terkesan melihat keneragawananya Taufiq, terlebih sejak menjabat sebagai Ketua MPR RI. Taufiq Kiemas, menurut Charles, juga tidak membedakan suku, agama, ras, tingkat ekonomi, artinya semua pihak dan perbedaan mampu dirangkulnya.

"Perjumpaan terakhir dengan beliau satu tahun lalu ketika saya membawakan acara Dialog di TVRI dan saat beliau berkunjung ke DPD-RI. Satu tahun lalu saya juga pernah duduk bersebelahan meja dengan beliau di restoran Manado Kawasan SCBD, beliau didampingi menantu dan cucunya dari Mbak Puan Maharani. Almarhum tersenyum hangat menyapa kami lebih dahulu 'Apa kabarnya Bung, semua lancar-lancar, kan?' Saya tersenyum dan membalas sapaan-nya dengan semangat 'Lancar Pak', ujar saya," kenang Charles.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon