Pirelli: Kami Tidak di Bawah FIA

Jumat, 21 Juni 2013 | 07:39 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Direktur Motorsport Pirelli Paul Hembery.
Direktur Motorsport Pirelli Paul Hembery. (richlandf1.com)

Paris - Sidang uji coba ban yang kontroversial antara Pirelli dan Mercedes makin memanas Kamis (20/6) kemarin waktu Paris setelah produsen ban itu membela diri cukup galak, dengan mengklaim pihaknya tidak bisa diatur-atur oleh Federasi Balap Mobil Internasional (FIA).

"Kami tidak berada di bawah juridiksi atau otoritas FIA," kata pengacara Pirelli, Dominique Dumas.

Karena itu, Pirelli bukan pihak yang bisa diperkarakan atau dikenai sanksi dalam sidang FIA tersebut, lanjutnya.

Menurut argumennya, sidang itu merupakan bagian dari otoritas balapan, sedangkan Pirelli bukanlah peserta balapan, namun hanya bertindak sebagai kontraktor yang ditunjuk lewat kontrak komersil.

Pengacara FIA, Mark Howard, membalas argumen itu dengan mengatakan "pernyataan Pirelli membingungkan dan tidak pada intinya."

Di hari dan tempat yang sama sebelum itu, Mercedes juga membela diri. Prinsipal tim Ross Brawn mengatakan uji coba yang dilakukan merupakan permintaan Pirelli sepenuhnya dan bahwa Mercedes tidak punya kewenangan atau mendapatkan keuntungan apa pun.

Namun Brawn menunjukkan penyesalannya karena memutuskan dua pembalapnya Lewis Hamilton dan Nico Rosberg melakukan uji coba dengan helm hitam polos tanpa identitas, yang membuat uji coba tiga hari itu berada dalam aura penuh kerahasiaan.

Brawn mengatakan hal itu tidak disengaja demikian, namun karena tidak ada cukup petugas keamanan di sirkuit setelah Grand Prix Spanyol dua hari sebelumnya, sehingga tim harus menjaga tidak menarik perhatian para fan.

Sebagai penutup, Brawn mengatakan meskipun seandainya Mercedes dinyatakan bersalah, tim telah menunjukkan adanya upaya-upaya wajar untuk mendapatkan izin dari FIA, sehingga setiap sanksi yang dikenakan harus diperingan.

Sebelumnya, FIA mengatakan tidak pernah memberi izin pada uji coba tengah musim yang mengundang protes tim-tim lain itu,

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon