Jakarta Dapat Pasokan 660.000 M2 Ruang Perkantoran
Sabtu, 22 Juni 2013 | 08:50 WIB
Jakarta - Ruang perkantoran yang bakal masuk ke Jakarta dan sekitarnya sepanjang 2014-2015 ditaksir mencapai 660 ribu meter persegi (m2).
Tingginya pasokan selama dua tahun mendatang itu lantaran kalangan developer terlambat mengantisipasi tingginya permintaan saat ini.
"Developer tidak bisa memenuhi lonjakan permintaan. Karena itu, banyak pembangunan gedung kantor baru pada saat ini di mana developer berupaya memenuhi permintaan yang ada," jelas Hasan Pamudji, associate director Knight Frank Indonesia, kepada Investor Daily, di Jakarta, baru-baru ini.
Dia menambahkan, situasi dan kondisi ekonomi Indonesia dan sentiment pebisnis menjadi faktor pendorong meningkatnya permintaan ruang perkantoran.
Hal serupa pernah dilontarkan Managing Director Ciputra Group Harun Hajadi. Kondisi pasar property yang kondusif lantaran ditopang oleh pasar domestik dan pertumbuhan kelas menengah yang pesat dalam dua tahun terakhir.
"Selain itu kondisi perekonomian dan politik RI cukup stabil sehingga tetap menjadi daya tarik investor," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




