Rakyat Brasil Terpecah Antara Mendukung atau Menolak Piala Dunia

Senin, 24 Juni 2013 | 00:15 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Sejumlah demonstran memegang papan bertuliskan
Sejumlah demonstran memegang papan bertuliskan "bicara sekarang atau diam selamanya" dalam aksi protes (22/6) menuntut layanan publik yang lebih baik jelang Piala Dunia 2014. (Reuters)

Jakarta - Sebanyak 75 persen masyarakat Brasil mendukung aksi protes besar-besaran yang diakibatkan oleh buruknya layanan publik dan korupsi menjelang diadakannya perhelatan Piala Dunia 2014.

Demikian hasil dari survei yang dilakukan majalah Epoca yang dilansir Sabtu lalu (23/6).

Sebanyak 77 persen mengatakan mahalnya ongkos transportasi umum sebagai alasan utama ketidakpuasan mereka.
Sebanyak 47 persen mengatakan mereka muak dengan para politisi.

Sekitar 67 persen responden mengatakan mendukung pelaksanaan Piala Dunia, meskipun mereka juga mengakui bahwa perhelatan akbar sepakbola tersebut menghambur-hamburkan uang, dan lebih baik jika anggaran Piala Dunia digunakan untuk pendidikan, transportasi, dan perumahan.

Sebanyak 47 persen responden mendukung mendukung penuh Piala Dunia Brasil, lalu 27 persen mengatakan mereka secara umum mendukung, dan 29 persen menolak.

Survei dilakukan hari Rabu dan Kamis lalu, sebelum Presiden Dilma Rousseff mengatakan bahwa Brasil perlu banyak berbenah, Jumat lalu.

Rousseff mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mentoleransi protes yang diwarnai kekerasan.

Survei tersebut dilakukan terhadap sampel dari 1.008 orang di 79 kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon