Anggota Timwas Kritik Tim Pemburu Aset Century
Rabu, 26 Juni 2013 | 19:12 WIB
Jakarta - Pemerintah melalui Tim Pemburu Aset Bank Century dituding tak serius menyelesaikan kasus dugaan korupsi pemberian dana talangan Bank Century senilai Rp6,7 triliun.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus Century, Indra, mengatakan bahwa salah satu indikasi ketidakseriusan pemerintah itu adalah ketidakhadiran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi dalam rapat kerja bersama Timwas Century, hari ini.
"Saya melihat ada keseriusan KPK menyelesaikan kasus Century. Tapi saya pertanyakan komitmen lembaga (Tim Pemburu Aset) yang tidak hadir dalam rapat mengenai kasus ini," kata Indra di gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/6).
Seperti diketahui, Sudi hari ini diketahui turut mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bali. Padahal sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Amir Syamsudin, Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri, serta Jaksa Agung Basrif Arief, menghadiri rapat dengan DPR terkait perkembangan kasus Century.
Lebih jauh, Indra kembali menyatakan mengapresiasi keseriusan KPK dalam mengusut kasus Century. Namun menurutnya, keseriusan itu diharapkan dapat diikuti dengan langkah nyata dan efektif.
"Kita tidak ingin dana negara lebih banyak keluar untuk memburu aset Bank Century hingga ke luar negeri. Itu kan tidak bagus," ucap politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




