CMNP Gagal Gelar RUPSLB

Rabu, 26 Juni 2013 | 22:20 WIB
WP
FH
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: FER
Ilustrasi pembangunan jalan tol.
Ilustrasi pembangunan jalan tol. (Suara Pembaruan/Suara Pembaruan)

Jakarta - Perusahaan konstruksi dan jalan tol, PT Citra Marga Nusapala Persada Tbk (CMNP) gagal menggelar rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa (RUPSLB), pada Senin (24/6) karena jumlah pemegang saham yang hadir tidak sesuai ketentuan atau belum korum.

Rapat hanya berlangsung beberapa menit dan langsung ditutup Komisaris Utama Shadik Wahono, karena pemegang saham yang hadir hanya mengantungi total 10,862 persen saham.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham perseroan antara lain, Remington Gold Limited sebesar 5,23 persen, UBS AG Singapore Non Treaty Omnibus (5,53%), Heffernan International Ltd, Offshore (7,72 persen), Levan Daniar Sumampow (5,13 persen), dan masyarakat sebesar 76,38 persen.

"Tidak memenuhi kuorum. RUPS seharusnya dimulai pada pukul 9.30 WIB, tapi molor sampai pada pukul 11.30 WIB. Komisaris utama membuka rapat dan langsung menyatakan rapat berakhir. Mungkin masih ada ketidaksetujuan di antara investor, tapi RUPS akan digelar dalam beberapa hari mendatang," kata sumber di kalangan pemegang saham di Jakarta, Rabu (26/6).

Sumber itu mengatakan, pemegang saham keberatan atas kebijakan direksi yang memuluskan Emirat Tarian Global Ventures Spc yang berkedudukan di London, Inggris menguasai 10 persen saham CMNP, pada Desember 2012. Kepemilikan perusahaan yang ditengarai milik Anthony Salim tersebut dilakukan melalui mekanisme penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tersebut sebesar Rp 1.500 per saham.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengaku belum menerima surat dari manajemen Citra Marga.. "Sampai tadi siang saya belum terima," kata dia.

Sementara itu, Investor Relations Citra Marga Indah mengakui bahwa jumlah pemegang saham yang hadir tidak memenuhi korum, sehingga RUPSLB CMNP ditunda.

"Kami telah melaporkan kegagalan RUPSLB tersebut, sehingga dalam waktu dekat akan dijadwalkan ulang RUPSLB berikutnya," ujarnya di Jakarta Rabu (26/6).

Awalnya, RUPS Citra Marga menjadwalkan pembahasan pengesahan laporan kinerja keuangan tahun 2012 dan rencana pengunaan perolehan laba bersih perseroan.

Sedangkan RUPSLB bertujuan untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana penundaan penerbitan obligasi mencapai Rp 1,2 triliun. Namun, RUPSLB yang berlangsung Senin, 24 Juni 2013 urung dilaksanakan akibat tidak korum.

Berdasarkan daftar hadir peserta rapat terungkap jumlah pemegang saham yang hadir hanya mewakili 236,98 juta saham atau setara dengan 10persen dari total saham perseroan. Padahal, jumlah peserta yang hadir untuk memenuhi syarat korum minimal mencapai 50 persen dari total saham mencapai 2,2 miliar lembar.

Berdasarkan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), perusahaan yang gagal menggelar RUPS akibat tidak memenuhi syarat korum diberikan kesempatan untuk menjadwalkan ulang rapat tersebut maksimal tiga kali untuk pembahasan agenda yang sama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon