Pemerintah Tidak Serius Selesaikan Pencemaran Laut Timor

Selasa, 4 Oktober 2011 | 01:11 WIB
FS
B
Penulis: Fidelis E. Satriastanti | Editor: B1
Foto dari WWF ini menunjukan pencemaran minyak dari PTTEP, perusahaan minyak Australia, yang bocor dan mencemari Laut Timor, 2009.
Foto dari WWF ini menunjukan pencemaran minyak dari PTTEP, perusahaan minyak Australia, yang bocor dan mencemari Laut Timor, 2009. (AFP)
Jangan tinggalkan kami sebagi penjaga perbatasan

Bupati Rote Ndao, Lens Haning, menyatakan bahwa pemerintah pusat belum serius untuk selesaikan sengketa pencemaran minyak di Laut Timor yang terjadi dua tahun lalu.

"Asumsi saya, pemerintah pusat belum serius karena dari pemerintah daerah sudah kami kasihkan semua, usaha sudah luar biasa, tetapi entah kenapa tidak selesai," kata Lens, di sela-sela rakernas penegakan hukum lingkungan hidup, di Jakarta, Senin, (3/10).

Rote Ndao berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia dan menjadi salah satu daerah terkena dampak pencemaran minyak akibat kebocoran pada blok minyak milik PTTEP, Australia di tahun 2009.

"Untuk penderitaan Rote, bangsa Indonesia jangan tinggal diam, jangan tinggalkan kami sebagi penjaga perbatasan. Rakyat tidak butuh janji-janji," katanya, seraya menambahkan semua proses negosiasi diserahkan kepada pemerintah pusat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon