Pengendara Motor Terkena Peluru Nyasar di Depan Tamini Square

Kamis, 4 Juli 2013 | 10:53 WIB
FS
B
Penulis: Fana F Suparman | Editor: B1
Ilustrasi penembakan.
Ilustrasi penembakan. (AFP)

Jakarta - Abdul Rohman (35), seorang pengendara motor yang melintas di depan Pintu Keluar Tamini Square, Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur pada Rabu (3/7) malam, terkena peluru nyasar yang dilepaskan orang tak dikenal.

Akibatnya, Abdul yang merupakan warga Jalan Remaja II No. 4 RT 02 0 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur itu harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, karena mengalami luka tembak di bagian lengan sebelah kiri.

Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa yang menimpa Abdul terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B6298PNC melintas dari arah Pondok Gede. Tiba-tiba, ketika korban melintas di depan Pintu Keluar Tamini Square, terdengar satu kali suara letusan senjata api. Tak lama berselang, lengan kiri korban terasa pegal. Ketika menengok ke arah suara letusan terlihat seorang yang tengah berlari karena dikejar sekelompok orang.

Belum reda rasa kaget korban, terdengar kembali satu kali suara letusan senjata api. Korban yang merasa pegal pada bagian lengan kirinya, menghentikan kendaraan di di lampu merah Garuda. Dia meminta seorang tukang ojek untuk melihat lengan kirinya yang mengeluarkan darah. Saat diperiksa korban diduga terluka akibat peluru senjata api.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Ciracas. Namun, karena lokasi kejadian berada di wilayah Polsek Metro Makasar, petugas kemudian mengantar korban ke Polsek Metro Makasar untuk membuat laporan, dan selanjutnya ke RS Polri, Kramatjati untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Makasar, Kompol Sutarjo mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki asal letusan senjata api dan mengidentifikasi peluru yang melukai Abdul. Di sekitar lokasi, kata Sutarjo tidak ada aktivitas latihan tembak-menembak. Dikatakan, peluru nyasar itu menyerempet lengan kiri korban, sehingga tidak ada proyektil yang tertinggal.

"Untuk pelurunya kami belum bisa identifikasi karena proyektilnya tidak menyangkut pada bagian tubuh korban, selongsongnya pun tidak kami temukan," katanya.

Terkait kondisi korban, Sutarjo mengatakan saat ini kondisinya sudah mulai membaik. Abdul sudah diperbolehkan pulang dari RS Polri dan menjalani rawat jalan. "Korban sudah mendingan dan telah dirawat jalan," kata Sutarjo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon