University of Canterbury Sediakan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia

Kamis, 4 Juli 2013 | 18:49 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Prof. Dr. Supriadi Rustad, M. Si, Direktur Pendidikan dan Tenaga Kependidikan dan Dr. Rod Carr, Rektor University of Canterbury di Gedung Dikti, Kemdikbud, Jakarta, Selasa (2/7).
Prof. Dr. Supriadi Rustad, M. Si, Direktur Pendidikan dan Tenaga Kependidikan dan Dr. Rod Carr, Rektor University of Canterbury di Gedung Dikti, Kemdikbud, Jakarta, Selasa (2/7). (Beritasatu.com/Feriawan Hidayat)

Jakarta - Sebagai salah satu universitas unggulan di Selandia, University of Canterbury menandatangani perjanjian kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam meningkatkan dukungan dan aksesibilitas bagi kalangan akademisi Indonesia yang ingin menempuh program Master (S2) dan PhD (S3) di Selandia Baru dalam bidang Sains, Perdagangan dan Teknik.

"Kemitraan University of Canterbury dengan Dikti ini, memperpanjang dukungan program tiga tahun PhD (S3) dari Dikti dengan bantuan dana untuk melanjutkan pendidikan ke tahun keempat," kata Prof. Dr. Supriadi Rustad, M.Si, Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian, saat penandatangan kerjasama di Jakarta.

Lebih lanjut Supriadi mengatakan, kemitraan ini juga menyediakan dukungan bahasa Inggris pada awal program studi selama 20 minggu untuk meningkatkan kemapuan berbahasa kepada calon mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studinya di Selandia Baru.

Disamping itu, lanjut dia, perjanjian beasiswa antara University Canterbury dengan Dikti ini, juga memberikan dukungan dari pemerintah Selandia Baru, termasuk biaya pendidikan yang terjangkau untuk anak-anak mereka, beserta hak untuk bekerja bagi pasangannya.

"Beasiswa tersebut memanfaatkan kebijakan pemerintah Selandia Baru yang hanya membebankan biaya pendidikan rendah untuk program PhD (S3) di Universitas manapun. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjut pendidikannya di negara tersebut," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Rod Carr, Rektor University of Canterbury mengatakan, pihaknya merasa senang dan bangga dapat bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjalin kolaborasi sinergis dalam meperluas kapasistas pendidikan di Indonesia.

"Kemitraan kami di Indonesia adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas untuk mahasiswa Indonesia, sekaligus menawarkan peluang yang terjangkau dan aksesibilitas kepada lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk belajar di Selandia Baru," katanya.

Menurutnya, Selandia Baru merupakan salah satu negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia, dimana empat institusi pendidikannya termasuk dalam top 250 dan tujuh top 500 dalam QS World University Rangkings.

"Untuk biaya kuliah yang berkisar antara US$8.000 sampai US$10.000 per tahun, Selandia Baru menerapkan biaya yang sama antara mahasiswa lokal dengan siswa asing. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik untuk dimanfaatkan oleh para mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya di Indonesia," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon